Senin, 27 Juni 2022
Peristiwa Daerah

Korban Pembacokan di Jember, Disinyalir Dikeroyok 2 Orang Pakai Pedang dan Balok

profile
Rochul

26 Mei 2022 00:10

534 dilihat
Korban Pembacokan di Jember, Disinyalir Dikeroyok 2 Orang Pakai Pedang dan Balok
Korban terkapar berdarah di jalan. (SJP)

JEMBER - Pria bernama Narto warga Jalan Anggrek, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, menjadi korban pembacokan orang tidak dikenal di depan Cafe Marijo wilayah setempat, Rabu malam 25 Mei 2022.

Dari informasi yang disampaikan Penjaga Pintu Parkir motor depan Stasiun Jember Imam Syafi'i. KeKejadianerdarah itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. 

Korban adalah pria berumur sekitar 50 tahunan itu sempat berjalan sempoyongan dari arah selatan.

"Saya tidak tahu kenapa, tiba-tiba korban itu jalan sempoyongan dan ambruk di depan pintu parkiran. Saat ambruk itu tampak darah keluar dan menggenang di sekitar kepala," kata Imam.

Imam mengaku tidak tahu korban mengalami luka disebabkan oleh apa.

"Akhirnya kita bantu untuk melihat kondisinya, tidak lama mobil polisi datang dan membawa korban ke rumah sakit," ucapnya.

"Korban dibawa ke rumah sakit patrang, katanya sih luka di leher. Tapi saya tidak tahu karena apa," sambungnya.

Terpisah salah seorang sumber warga sekitar lokasi kejadian, saat kejadian sempat terjadi cekcok antara korban dengan terduga pelaku.

"Kalau yang saya tahu tadi memang tengkar, ada dua yang saya lihat. Satu membawa pedang dan satunya balok kayu. Yang bawa balok kayu mengambil dari seberang jalan yang ada bangunan direnovasi itu," katanya.

Lanjutnya, korban dibacok dengan pedang di bagian belakang leher, dan bersama warga yang tahu kejadian sempat akan dilerai.

"Tadi banyak warga keluar dan berusaha melerai. Satu pelaku menebas dengan pedang, satu lagi dengan balok kayu itu. Korban sempat jatuh," jelas sumber tersebut.

Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, korban terus lari ke arah stasiun. Sementara pelaku yang saya tahu dua orang, naik motor dan kabur ke barat.

"Saya lihat kondisinya mabuk pelaku tadi. Juga teriak ke saya 'gak usah melok-melok' tapi ya saya jawab kalau jangan buat onar di kampung saya," ungkapnya.

Terkait kejadian tersebut, dikonfirmasi terpisah Kasat Reskrim Polres Jember AKP Dika Hardiyan Wiratama menyampaikan jika korban pembacokan masih mendapat perawatan di Rumah Sakit dr. Soebandi Jember.

"Karena luka cukup parah di belakang leher. Jadi langsung oleh anggota (Tim Kalong Satreskrim Polres Jember), di bawa ke rumah sakit," ujar Dika.(Lum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Korban Pembacokan di Jember, Disinyalir Dikeroyok 2 Orang Pakai Pedang dan Balok

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT