Rabu, 07 Desember 2022
Peristiwa Daerah

Lagi Lagi Pemkab Jember Di Pecundangi Petambak Liar, Masyarakat Dan Pemdes Bergerak Lakukan Gelar Demo

profile
Rochul

28 Oktober 2022 13:30

729 dilihat
Lagi Lagi Pemkab Jember Di Pecundangi Petambak Liar, Masyarakat Dan Pemdes Bergerak Lakukan Gelar  Demo
Masyarakat Desa Kepanjen Saat Gelar Aksi Orasi Terkait Tambak Udang. (SJP)

JEMBER – Tim penertiban tambak yang tergabung dalam ruang lingkup pemerintah Kabupaten Jember, dalam hal permasalahan tambak udang yang ilegal di pesisir Kecamatan Gumukmas, tepatnya Desa Kepanjen, lagi-lagi di pecundangi para petambak liar.

Hal itu dibuktikan, meski sudah ada puluhan pemasangan plakat larangan dengan porsi hukum yang jelas, dan beberapa waktu lalu juga dilakukan sidak juga surat teguran keras pada para petambak, namun tidak diindahkan.

Surat tersebut mengimbau, agar para petambak mengurusi surat atau pun menghentikan sementara aktifitas pertambakan.

Namun lagi-lagi hal itu tidak di indahkan oleh para pengusaha tambak ilegal yang berjumlah puluhan di sepanjang pesisir Dusun Njeni hingga Panggul Melati tersebut.

Menyikapi kinerja Pemkab Jember, terkait penertiban yang secara terang-terangan dibuat kucing kucingan pemilik tambak, akhirnya memaksa masyarakat Kepanjen bersama pemerintah desa mengelar aksi Demo.

Aksi tersebut berjalan dengan jumlah ratusan orang sambil memberikan edukasi kepada petambak nakal yang masih beroperasi atau pun sengaja membangun meski larangan tersebut sudah jelas.

"Kami bersama ratusan masyarakat yang bergabung melakukan demo dengan berjalan kurang lebih 3 KM, hal ini kami lakukan demi terciptanya kejelasan dan agar para petambak ini tidak main main sama aturan dan disini juga ada kami masyarakat dan pemerintah desa," Kata Suparno, salah satu perwakilan masyarakat Kepanjen saat ditemui disela sela kegiatan long Marc di daerah pesisir jalan lintas selatan, Jum'at,(28/10/2022).

Tidak hanya itu saja, selain long Marc masyarakat juga membawa tulisan banner besar berukuran 5 meter kali 1 meter yang bertuliskan 'PEMERINTAH BAIK TIDAK AKAN BOHONG TUTUP TAMBAK.


Sementara atas aksi solidaritas gabungan masyarakat bersama pemerintah desa Kepanjen, pihak ketua BPD,(Badan permusyarawatan Desa) Imam Muklas saat dikonfirmasi aksi ini menjelaskan dengan gamblang.

"Aksi ini, kami landasi dengan aturan yang jelas, dan sudah juga dilakukan oleh Pemkab Jember, yaitu menutup tambak yang tidak sesuai aturan," katanya.

Salah satunya, lanjut Imam, petambak yang tidak punya izin dan juga makan sempadan pantai, maka petambak harus berhenti dulu beroperasi dan membangun.

"Namun kenyataannya mereka tetap tidak menggubris aturan pemerintah maupun anggap kami masyarakat Kepanjen dan pemdes itu ada," Geram Muklas.

Tidak hanya itu saja, Muklas juga menjelaskan jika jumlah tambak ilegal di wilayah desa Kepanjen ada puluhan dan sampai saat ini masih beroperasi.

"Padahal plakat sudah dipasang sama pemkab agar patuhi aturan, dan surat SP-1 juga sudah diberikan, tunggu saja nanti kita akan segel paksa baru mereka paham akan aturan dan anjuran Pemerintah, dan kami akan bantu sepenuhnya pemkab Jember," terang Muklas.


Sementara itu, aksi orasi yang dilakukan warga masyarakat berjumlah ratusan tersebut selesai dalam 2 jam yang dimulai dari Dusun Njeni hingga perbatasan Paseban, berorasi sambil mendatangi para petambak nakal tersebut.(Ulum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Lagi Lagi Pemkab Jember Di Pecundangi Petambak Liar, Masyarakat Dan Pemdes Bergerak Lakukan Gelar Demo

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT