Kamis, 30 Juni 2022
Peristiwa Daerah

LBSI Adukan Proyek Irigasi Dari Provinsi Jatim ke DPRD Kabupaten Lumajang

profile
Doi

24 Juni 2022 14:41

409 dilihat
LBSI Adukan Proyek Irigasi Dari Provinsi Jatim ke DPRD Kabupaten Lumajang
Sungai yang di duga bermasalah dalam pembangunannya. (SJP)

LUMAJANG – Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Duk (Paket 2) Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, akan dilaporkan LSM Lumajang Bergerak Satu Indonesia (LBSI) Kabupaten Lumajang kepada DPRD Kabupaten Lumajang.

Pasalnya, proyek senilai kontrak Rp 2.386.335.000 bersumber dari dana IPDMP, yang diduga proyek siluman dan dianggap caplok lahan warga.

Menurut Ketua LBSI Kabupaten Lumajang, Hari, kepada media ini, mengatakan kalau pihaknya berkirim surat kepada wakil rakyat untuk memediasi dan menyelesaikan persoalan yang menyangkut warga.

"Besuk kami akan berkirim surat ke Ketua DPRD Kabupaten Lumajang agar permasalahan warga lebih cepat kelar," ujar Hari saat ditemui di tempat kerjanya, Kamis (23/6/2022).

Jika persoalan ini dapat diselesaikan oleh wakil rakyat, maka kata Hari, pihaknya tidak akan melanjutkan perkara ini kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH).

"Jika persoalan warga bisa diselesaikan oleh bapak wakil rakyat, maka kami tidak akan melanjutkan perkara ini ke Polda Jatim," tegas pria asal Kecamatan Gucialit ini.

Dari data yang diperoleh awak media dilapangan, batas waktu pelaksanaan tanggal 21 Januari 2022 hingga selesai 30 April 2022.

Proyek tersebut dikerjakan Pelaksana CV Lima Jaya Lumajang dengan Konsultan Pengawas CV Tri Mukti Andayani Surabaya, terindikasi asal-asalan dan merugikan banyak masyarakat.

Sebelumnya, salah satu warga sekitar lokasi proyek, Sugi, saat ditemui awak media menerangkan kalau lahannya ikut digerus alat berat, sehingga berkurang beberapa meter.

"Dulu sungai ini adalah saluran irigasi selebar 2 meteran. Karena sebelah bawah sering longsor, maka perlu diperbaiki, kok malah dilebarkan tanpa izin kepada warga sekitar," terangnya.

Memang kata Sugi, pihak dari CV yang mengerjakan proyek tersebut tidak ada sopan santunnya. Alat berat diturunkan malah merusak sebagian lahan milik lahan warga.

"Pernah kita mengeluh kepada Kepala Desa (Kades), namun tidak ada tindak lanjutnya, sebab pihak desa sendiri juga tidak diajak rundingan sama pihak CV," tambah Sugi.

Terkait kompensasi, sempat disampaikan pihak rekanan, sampai detik ini tidak muncul, namun dari Sekcam Tempeh, sejumlah warga malah diredam emosinya, bahwa aliran sungai ini diperbaiki demi kepentingan warga semuanya.

Dari data yang diperoleh awak media, selain lahan milik Sugi, ada juga lahan milik Sunari seorang pensiunan guru sebelah timur sungai utara jalan  dan milik Zaenal Arifin seorang guru SD Tumpeng 3 lokasi di utara jalan barat sungai.

Pihak CV Lima Jaya, sempat menyampaikan kepada seorang awak media, jika pekerjaan tersebut hanya diterima dari Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Lumajang. Samsudin selaku Direktur CV Lima Jaya, hanya menjawab singkat pertanyaan awak media waktu itu.

"Kami hanya sebagai pelaksananya saja, bukan perencana. Coba ditanyakan ke dinas saja," jawabnya singkat. (Fuad)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

LBSI Adukan Proyek Irigasi Dari Provinsi Jatim ke DPRD Kabupaten Lumajang

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT