Kamis, 06 Oktober 2022
Peristiwa Daerah

Liput Turnamen Voli di Jombang, Jurnalis TV Diintimidasi, Dipiting hingga Kamera Dirusak

profile
Andy

01 September 2022 11:40

684 dilihat
Liput Turnamen Voli di Jombang, Jurnalis TV Diintimidasi, Dipiting hingga Kamera Dirusak
Jurnalis TV saat melapor ke Polres Jombang. (SJP)

JOMBANG - Intimidasi kepada jurnalis kembali terjadi di Jawa Timur, kali ini dialami oleh salah satu jurnalis TV, Muhammad Fajar El Jundy, Rabu sore 31 Agustus 2022 kemarin.

Tak hanya intimidasi, kameranya jurnalis TV itu juga dirusak saat melakukan tugas peliputan pada turnamen Voli di GOR Jombang.

Tentunya, ini menjadi preseden buruk bagi kebebasan pers di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.

Perlakuan tak pantas itu diduga dilakukan oleh oknum Guru SMK Swija Bhakti Jombang kepada Fajar saat hendak mengambil gambar terjadinya kericuhan pada laga semi final pertandingan voli antar pelajar se-Jombang Bupati Cup 2022. 

Puluhan pelajar terpancing emosi setelah tim dari SMK Dwija Bhakti Jombang yang bertanding melawan SMK Negeri 3 Jombang kalah dengan skor 2 : 3. 

Saat itulah puluhan pelajar diduga merupakan suporter SMK Dwija Bhakti merangsek dan meluapkan amarahnya. Selain merusak pagar, mereka juga menjebol matras. 

Fajar yang sehari-hari merupakan stringer atau juru kamera TVOne mengatakan, kejadian bermula saat dirinya mulai merekam detik-detik kericuhan. 

Tiba-tiba saja, ada salah satu oknum guru yang mendekati. Sambil berharap kejadian itu tidak direkam, Fajar juga mendapatkan perlakuan kasar. Bahkan kamera yang dia bawa juga dirampas serta dirusak. 

"Waktu di depan gerbang saya sudah ambil gambar dapat 3 kat, mau masuk gak boleh saya mundur lalu kamera saya dirampas, saya sudah coba memintanya tapi tidak diberikan, padahal saya bilang saya dari media," tutur Fajar. 

Fajar juga mengaku digiring ke dalam GOR sambil diapit oleh oknum guru. Alasanya, dia diajak bertemu dengan kepala sekolah SMK Dwija Bhakti. 

Oknum guru itu lantas memberikan kamera milik Fajar kepada Kepala Sekolah. Orang-orang itu lantas memaksanya menghapus hasil rekaman tersebut. 

"Jadi saya dipiting ke dalam, diajak ketemu kepala sekolahnya, kamera saya langsung diberikan kepada kepala sekolah lalu dipegang erat ditempat duduknya, mereka meminta saya memastikan rekaman itu sudah saya hapus," ungkapnya. 

Ketegangan ini kemudian mereda setelah ada anggota polisi yang datang. Kamera milik Fafar akhirnya dikembalikan. Namun kondisinya sudah rusak. Sayangnya, Fajar tidak sempat merekam kejadian itu karena diintimidasi. 

"Jadi ada Kapolsek dan anggota intel dari Polres Jombang yang tahu saya, akhirnya mengatakan saya dari media, kamera saya dikembalikan tapi kondisinya rusak, penutup baterai lepas sampai ke lensa," pungkasnya. (**)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Liput Turnamen Voli di Jombang, Jurnalis TV Diintimidasi, Dipiting hingga Kamera Dirusak

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT