Senin, 27 Juni 2022
Peristiwa Daerah

Ludes Terbakar, Pabrik Pembuat Wadah Telur di Mojokerto Ditaksir Rugi Puluhan Juta 

profile
Andy

02 Juni 2022 19:06

399 dilihat
Ludes Terbakar, Pabrik Pembuat Wadah Telur di Mojokerto Ditaksir Rugi Puluhan Juta 
Petugas PMK berusaha menjinakkan si Jago Merah. (SJP)

MOJOKERTO - Ludes terbakar, pabrik pembuatan wadah telur milik PT Alfa Akasia di Desa Kebongagung, Kecamatan Puri, Mojokerto ditaksir rugi puluhan juta, Kamis (2/6/2022).

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai  puluhan juta. 

Diduga, berawal dari open yang memercikan api lalu mengenai bahan wadah telur yang terbuat dari kertas. Sehingga api merembet ke bangunan tempat produksi. 

Kapolsek Puri, AKP Sri Mulyani mengatakan, mendapat laporan kebakaran di pabrik tersebut sekitar pukul 10.15 WIB dari pihak pabrik. Saat itu banyak karyawan yang sedang bekerja. 

"Kami setelah menerima laporan langsung menghubungi pemadam kebakaran," katanya di lokasi. 

Lima mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api. Tak butuh waktu lama, api berhasil dipadamkan. Sejumlah karyawan yang ada di lokasi berusaha menyelamatkan beberapa bahan yang masih bisa dimanfaatkan. 

Sri menjelaskan, yang terbakar ini di tempat produksi  pembuatan wadah telur. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kebakaran terjadi saat karyawan sedang bekerja. Tiba-tiba muncul percikan api berasal dari open. 

"Trey (wadah telur) ini masih basah, saat hendak dikeringkan tiba-tiba ada percikan api dari pembakaran open. Karena bahannya terbuat dari kertas jadi mudah terbakar," ungkapnya.

Akibat kebakaran ini, ditaksir mencapai Rp 30 juta. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

"Sekitar 15 menit api sudah langsung padam. Tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian kurang lebih Rp 30 juta," tandasnya. (Andy)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Ludes Terbakar, Pabrik Pembuat Wadah Telur di Mojokerto Ditaksir Rugi Puluhan Juta 

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT