Selasa, 27 September 2022
Peristiwa Daerah

Menyoal PHK Sepihak, Belasan Emak emak Karyawan Geruduk Disnaker Jember

profile
Rochul

05 September 2022 23:23

550 dilihat
Menyoal PHK Sepihak, Belasan Emak emak Karyawan Geruduk Disnaker Jember
Emak emak saat Geruduk kantor Dinas tenaga kerja kabupaten Jember. (SJP)

JEMBER - Belasan emak-emak karyawan PT. Penyelesaian Masalah Properti (PMP) Jember. Menggeruduk Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat di Jalan Kartini 2, Kecamatan Kaliwates, Jember.

Emak-emak itu melakukan aksi protes dan mendesak Disnaker Jember. Untuk menindak tegas perusahaan tempat mereka bekerja, yang dulu bernama Industri Bobbin PTPN X di Desa Jelbuk, Kecamatan Jelbuk, Jember.

Tindakan tegas yang diharapkan adalah, terkait alasan konkret pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang dilakukan perusahaan yang bergerak di cerutu itu. 

Juga terkait nilai pesangon yang dirasa kurang adil serta tidak sesuai.

Pasalnya para karyawan yang mayoritas kaum emak-emak itu. Diantaranya sudah bekerja selama belasan tahun, dan terkait pesangon yang diberikan. Harusnya antara karyawan tetap dan karyawan kontrak tidak sama.

“Saya dipanggil tiba-tiba tanpa ada alasan. Kemudian ditembak langsung, kayak Eksekusi Brigadir J disuruh tanda tangan (PHK) disuruh pulang,” kata salah seorang karyawan PHK Anita saat dikonfirmasi di Kantor Disnaker Jember, Senin (5/9/2022).


“Harusnya kan gak seperti itu. Ada aturan atau pasal-pasal yang jelas. Ini tidak ada pendampingan dari serikat pekerja (SP) dari disnaker gak ada. Langsung di PHK. Kemana hati nurani perusahaan,” terangnya.

Ditanya alasan PHK yang dilakukan , lanjutnya, hanya disampaikan karena ada persoalan konflik global.

“Karena ada perang di Ukraina dan Rusia itu. Jadi berpengaruh pada perusahaan. Tapi kan mestinya ada penjelasan konkret. Kami ini tanya disnaker, disampaikan juga dari Disnaker tidak tahu jika ada PHK ini,” ungkapnya.

Senada dengan yang disampaikan Anita, karyawan lainnya Emi Sumartini juga mengaku kecewa dengan sikap perusahaan yang melakukan PHK sepihak.

Sekilas tentang PT PMP Jember disampaikan Emi, terdiri dari 4 divisi (unit). Diantaranya Cigarilos, Bobin, Urep, dan Sortasi SA. Untuk keempat divisi itu berada di bawah PT. PMP Jember.

“Rabu kemarin itu ada PHK massal ada kurang lebih 565 karyawan PT PMP," ungkap dia.

Ia bersama belasan rekannya datang ke Kantor Disnaker Jember, ingin meminta bantuan soal Pesangon yang mereka tidak adil.

"Karena antara karyawan tetap dan tidak tetap kok tidak sama. Bahkan soal PHK itupun juga menurut kami terkesan mendadak," imbuh Emi.

Emi menegaskan, PHK dilakukan tanpa ada pemberitahuan ataupun peringatan.

"Alasan perusahaan, adanya PHK itu karena kondisi perang antara Ukraina dan Rusia itu," kata dia keheranan.

Emi mengaku sudah 19 tahun kerja perusahaan tersebut. Pada tempat (divisi) Emi setidaknya ada 63 orang yang di PHK.

Sekadar informasi, perusahaan tempat Emi bekerja bergerak di bidang cerutu.

Menanggapi aksi dan ungkapan keresahan yang dialami para karyawan PHK PT. PMP Jember. 

Kepala Disnaker Jember Bambang Rudianto mengatakan dalam beberapa hari ke depan akan meminta klarifikasi dari PT. PMP Jember.

“Kami akan segera memanggil pihak PT PMP untuk kami dengarkan informasi PHK itu lebih lanjut,” kata pria yang akrab dipanggil Rudi ini saat dikonfirmasi terpisah.

Ditanya berapa jumlah pasti karyawan yang di PHK oleh perusahaan pihak Disnaker belum memberikan jawaban pasti.

“Kami masih belum paham pasti jumlahnya. Namun, menurut informasi yang kami dapatkan berjumlah ratusan karyawan,” pungkasnya. (Ulum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Menyoal PHK Sepihak, Belasan Emak emak Karyawan Geruduk Disnaker Jember

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT