Selasa, 27 September 2022
Peristiwa Daerah

Pantai Selatan Jember Jadi Langganan Hiu Tutul Terdampar

profile
Rochul

29 Agustus 2022 12:10

651 dilihat
Pantai Selatan Jember Jadi Langganan Hiu Tutul Terdampar
Kondisi Hiu Tutul Terdampar di pantai Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas Jember.

JEMBER - Hiu Tutul (Rhincodon typus) ditemukan mati terdampar oleh warga nelayan pencari ikan bernama Miskat di perairan Laut Selatan Jember Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas, Senin (29/8/2022).

Hiu yang kadang disebut Hiu Paus Tutul ditemukan warga sudah dalam keadaan mati sekitar pukul 9.00 Wib. 

"Tadi saya menemukan di pantai nyamplong Kobong pak, kondisi hiu tutul ukuran kurang lebih 6 meter tersebut sudah mati, dan bobot kurang lebih 1,5 ton," kata Miskat saat dilokasi penemuan hiu Terdampar.

Dari temuan Hiu tersebut, Miskat langsung menghubungi pihak satpolair polres Jember.

"Saya langsung hubungi pihak satpolair polres Jember pak, saya tadi berusaha mendekati dan ternyata sudah mati hiu ukuran raksasa tersebut," ungkapnya.

Sementara ditempat yang sama, Pihak Satpolair Polres Jember dibantu warga saat ini dengan mengunakan alat Begho mengubur ikan raksasa tersebut.

"Kami dapat laporan warga , dan kami datangi TKP dan ini proses penguburan kami lakukan, agar hiu ini tidak di jarah warga yang tidak bertanggung jawab," kata Kasatpolair Polres Jember Akp M Nai.

Ditanya lebih lanjut, terkait hiu terdampar ada berapa ekor, pihak satpolair menjelaskan.


"Ada 1 ekor ukuranya 6 meter dan bobot hampir 2 ton, dan kami akan lakukan giat patroli lagi di pinggir pesisir, karena hewan ini rentan jika terdampar masih hidup harus segera di dorong ke tengah lagi," imbuh kasat.

Sementara itu, perlu di ketahui jika tidak hanya di pantai Kepanjen saja, pada Minggu kemarin juga ada hiu terdampar di pantai Canggaan kecamatan ambulu.

Selain itu, dari beberapa kejadian yang paling sering terjadi yaitu memang di perairan laut Desa Kepanjen, karena sudah beberapa kali kejadian serupa terjadi dan hal tersebut juga terjadi beberapa bulan lalu hiu tutul terdampar dan mati.

"Warga menemukan di dekat pipa saluran air tambak di Dusun Jeni Desa Kepanjen. Saat ditemukan, seperti baru mati," ujar Jamil, dari Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) kawasan pesisir 'Putra Lestari' Kecamatan Gumukmas Kamis (22/4/2021) malam.

Hiu Paus Tutul itu sendiri memiliki berat kurang lebih 5 kuintal, panjang 4 meter, dan lebar 70 Cm. Hiu tersebut kemungkinan berada di pinggir pesisir atau di perairan dangkal untuk mencari plankton yang banyak menepi ketika musim kemarau seperti saat ini.

"Mungkin dia berburu plankton, kalau musim kemarau seperti sekarang, memang seperti ini siklusnya. Plankton menepi ke permukaan, dan hiu mencarinya. Kemungkinan, hiu itu kemudian terjerat jaring nelayan dan lantas tidak bisa kembali ke air yang dalam," imbuh Jamil.

Karena terjerat jaring itu, dia tidak bisa berenang ke perairan dalam, sampai akhirnya terdampar di tepi laut di dekat saluran pipa air tambak udang yang berada di sekitar area pantai Njeni tersebut.

Kini, bangkai hiu itu telah dikat memakai tali supaya tidak timbul tenggelam diterjang ombak. "Rencananya, nanti malam setelah Salat Tarawih, akan kami kuburkan," lanjutnya.

Pokmaswas Putra Lestari menjaga bangkai hiu tersebut supaya tidak diburu dan dicincang warga. Hiu itu akan dikuburkan secara layak di sekitar perairan tersebut.

Jamil menuturkan, setiap memasuki musim kemarau, sejumlah Hiu Paus Tutul kerap terdampar di perairan Dusun njeni. Tahun lalu, ada tujuh ekor juga terdampar namun beberapa berhasil dihalau kembali ke laut, meski ada yang mati.

Tahun lalu pula, dua ekor Hiu Paus Tutul juga ditemukan mati terdampar di Pantai Paseban Kecamatan Kencong dan kondisi mati dan berukuran sangat besar kurang lebih 7 meter dengan bobot 1 ton.

Jamil menambahkan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak ketika melihat hiu terdampar. Masyarakat Desa Kepanjen sudah diberi pemahaman, jika melihat hiu terdampar dan ditengarai masih hidup, diminta untuk dihalau dan digiring kembali ke laut.

"Jika sudah mati, kami selalu imbau supaya tidak dicincang dagingnya. Penyuluhan seperti ini yang kami perlukan juga dari masyarakat. Supaya masyarakat paham juga tentang aturan tersebut," tegas Jamil.

Terpisah, satpolair polres Jember Iptu M Nai saat dikonfirmasi temuan hiu terdampar langsung berkoordinasi dengan pihak warga dusun Njeni.

"Benar memang ada temuan dan ukuran 4 meter dan kami sudah berkoordinasi dengan warga dan anggota juga langsung saya terjunkan ke lokasi untuk ikut mengamankan proses penguburan Bangkai hiu tutul tersebut.(Lum)

Editor : Syahrul

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pantai Selatan Jember Jadi Langganan Hiu Tutul Terdampar

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT