Selasa, 27 September 2022
Peristiwa Daerah

Pasca Tertangkap Penimbun BBM, Polres Lumajang Siaga Patroli Pasca Naiknya Harga BBM

profile
Achmad

04 September 2022 16:33

511 dilihat
Pasca Tertangkap Penimbun BBM, Polres Lumajang Siaga Patroli Pasca Naiknya Harga BBM
Petugas dari Polres Lumajang terlihat siaga di SPBU. (SJP)

LUMAJANG - Pasca tertangkapnya penimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Polres Lumajang beberapa waktu yang sebelum adanya kenaikan harga BBM, kepolisian gelar giat siaga patroli di sejumlah SPBU, Minggu (4/9/2022) sore.

Menurut Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, kepada sejumlah awak media menerangkan kalau pihaknya mengantisipasi terkait pemerintah secara resmi menaikkan harga sejumlah BBM, mulai dari jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax, semoga situasi kondusif.

"Terpantau masih sama rata dengan seperti hari - hari biasa. Meski ada sedikit penambahan antrean, itupun relatif sama dengan momen akhir pekan hari sebelumnya, dimana lokasi SPBU di Kabupaten Lumajang, mayoritas berada di jalur menuju kawasan wisata," terang Kapolres.

AKBP Dewa Putu, pihaknya  bersinergi dengan personel TNI dan lintas sektoral, tidak underestimate, serta polsek jajaran tetap mengantisipasi lonjakan, dengan bersiaga mengamankan obyek vital di kawasan masing - masing.

"Kami antisipasi tetap dilakukan. Pada dasarnya wilayah harus kondusif. Seluruh polsek jajaran Polres Lumajang bersinergi dengan instansi terkait, melakukan pengamanan dan patroli, memantau dan mengamankan agar aktivitas terjamin aman lancar," papar mantan Kapolres Madiun Kota ini.

Diutarakan pria asal Kota Kupang NTT ini, masyarakat dirasa sudah menganggap, kenaikan harga BBM menyikapi situasi dan kondisi tertentu, merupakan hal yang biasa dan lazim, warga yang dinilai matang menyikapi suatu keadaan.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Tri Risma Harini dan Menteri ESDM Arifin Tasrif, kemarin mengumumkan BBM bersubsidi terbaru per 3 September 2022 jam 14 : 30 wib, kemarin, menentukan harga Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Harga Solar bersubsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, sedangkan harga Pertamax non subsidi dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter. (Fuad)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pasca Tertangkap Penimbun BBM, Polres Lumajang Siaga Patroli Pasca Naiknya Harga BBM

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT