Jumat, 20 Mei 2022
Peristiwa Daerah

Pawang Hujan Mandalika Disebut Musyrik, Gus Muwafiq Sebut Bagian dari Ikhtiar

profile
Andy

23 Maret 2022 21:11

893 dilihat
Pawang Hujan Mandalika Disebut Musyrik, Gus Muwafiq Sebut Bagian dari Ikhtiar
Aksi pawang hujan di Sirkuit Mandalika saat MotoGP (Dorna Sport)

MOJOKERTO - Pawang hujan di Sirkuit Mandalika yang menuai perhatian disikapi oleh Gus Muwafiq. Ulama Nahdlatul Ulama yang kini tinggal di Sleman menyebut pawang hujan merupakan bagian usaha manusia.

"Untuk bertahan, manusia membutuhkan ilmu. Ilmu-ilmu itu ada karena manusia harus berhana (survive), untuk bisa terbang butuh ilmu penerbangan, untuk anti hujan butuh ilmu anti hujan dong. Kalau semuanya tiba-tiba musyrik, maka menanam padi untuk bertahan hidup (survive) juga musyrik karena lebih percaya pada padi daripada kepada Allah SWT," ungkapnya, pada Rabu (23/3/2022).

Menurutnya, sangat janggal bila pada akhirnya model mencegah hujan dengan metode seperti di Sirkuit Mandalika disematkan stereotip musyrik. 

"Tidak apa-apa, kalau dia bilang musyrik suruh datang, suruh berdoa hujan tidak gitu. Yang bilang musyrik suruh doa, kalau masih hujan berarti doanya tidak manjur gitu aja, sama dengan orang yang mengharamkan bank, suruh datang maka saya mau pinjam uang. Itu ilmu bukan budaya, jangan sekali-kalai meletakkan itu pada budaya," jelas Gus Muwafiq ketika ditanya wartawan terkait sikap umat Muslim.

Menurut Muwafiq, Mbah Khalil Bangkalan itu pernah diminta sama bupati menghentikan hujan selama 7 hari, karena mau membuat mengadakan hajatan pernikahan. Mbah Khalil punmenulis sesuatu dan minta dipaku di atas pintu, ternyata tidak hujan beneran. 

"Karena penasaran Bupati pun membuka tulisan itu, ternyata tertulis "Bupati Palak'e Rajeh". Itulah kalau semua disiplin ilmu disebut musyrik, Mandalika butuh tidak hujan maka adanya itu ya sudah. Yang bijaksana dengan disiplin ilmu, siapa sih yang menyebut itu musyrik, saya ingin tahu," tegas Ulama yang pernah menjabat sebagai asisten pribadi KH. Abdurrahman Wahid, termasuk saat menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

"Jangan sedikit-sedikit musyrik, hargai orang. Kalau kamu tahu itu musyrik, kamu diam kenapa sih, toh kamu nggak bisa berbuat apa-apa, Mandalika tetap hujan kalau kamu datang. Di Pilpres sudah doa begitu saja tetap kalah. Semua orang punya ilmunya macam-macam, saya pun pernah diminta menghentikan hujan. Yang bilang musyrik suruh sini aja, suruh menghentikan hujan," pungkasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pawang Hujan Mandalika Disebut Musyrik, Gus Muwafiq Sebut Bagian dari Ikhtiar

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT