Kamis, 02 Februari 2023
Peristiwa Daerah

Perkara Kompensasi Imbas Pelebaran Stasiun Banyuwangi Kota Masih Digodok PT. KAI

profile
Ikhwan

25 Oktober 2022 21:37

765 dilihat
Perkara Kompensasi Imbas Pelebaran Stasiun Banyuwangi Kota Masih Digodok PT. KAI
Sejumlah bangunan di area Stasiun Banyuwangi Kota yang mulai dibongkar. (SJP)

BANYUWANGI – PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana melakukan pengembangan di Stasiun Banyuwangi Kota. Rencananya pembangunan akan dimulai pada Januari 2023 mendatang.

Stasiun yang dulu bernama Karangasem tersebut, akan diperluas dari yang semula 2,4 hektar menjadi 3,5 hektar.

Stasiun dibangun lebih megah dengan bangunan 2 lantai dengan corak ornamen khas Banyuwangi. Diharapkan bangunan baru itu, dapat menjadi ikon anyar PT. KAI di ujung Timur Pulau Jawa ini.

Namun dibalik rencana besar tersebut, ternyata berimbas pada sejumlah penyewa lahan di kawasan Stasiun Banyuwangi Kota.

Mereka yang kadung mendirikan bangunan, terpaksa harus membongkarnya. Mereka juga mengeluh dan berharap ada uang ganti atau kompensasi. Namun hingga kini belum ada kejelasan dari PT. KAI. 

Saat dikonfirmasi, Humas PT. KAI Daop 9, Azhar Zaki belum bisa memastikan terkait kompensasi tersebut. Perkara itu masih menjadi pembahasan di internal PT. KAI.

"Terkait kompensasi masih dibicarakan di internal kami," kata Zaki, Selasa (25/10/2022).

Zaki juga membeberkan dalam kontrak awal antara penyewa dan PT. KAI telah dibuat kesepakatan bersama. 

Dimana ketika ada pembangunan yang diadakan PT. KAI, maka penyewa harus bersedia mengosongkan lahan tersebut. 

"Kesepakatannya seperti itu, ketika ada rencana pengembangan Stasiun Banyuwangi Kota ini sehingga lahan sementara harus dikosongkan. Sebagian sudah mulai melakukan pembongkaran secara mandiri dan sebagian lainnya masih proses," ujarnya.

Zaki menyebut total ada 21 penyewa di lahan PT. KAI yang berada Lingkungan Watu Ulo, Kelurahan Bakungan, Banyuwangi. 

Penyewa rata-rata menggunakan lahan tersebut untuk bangunan yang digunakan untuk usaha seperti jualan nasi, cemilan, minuman, homestay, cafe, serta jasa parkir.

Dalam pelaksanannya mereka diberi kontrak jangka pendek. Diperbaharui setiap tahunnya.

Mengenai kompensasi, pihaknya meminta warga sabar menunggu. Perkara bagaimana keputusan nantinya, Zaki berharap hasil akhirnya, baik untuk semua pihak.

"Semoga nanti hasilnya terbaik untuk semuanya," tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah warga penyewa di lahan PT KAI, di Lingkungan Watu Ulo, Kelurahan Bakungan melakukan pembongkaran bangunan secara mandiri.

Ketua RT 1 / RW 2, Lingkungan Watu Ulo, Abu Thalib (55) mengatakan Total ada 10 bangunan yang dibongkar pada Selasa (25/10/2022).

Pembongkaran terpaksa dilakukan, buntut dari adanya pengembangan kawasan stasiun. Pengosongan lahan ditargetkan harus selesai pada Oktober 2022 ini.

"Warga sebenarnya keberatan, tapi mau gimana lagi. Warga diminta mengosongkan bangunan 1 bulan 15 hari sejak sosialisasi September kemarin," kata dia. 

Dia menyebut jangka waktu satu setengah bulan yang diberikan PT KAI untuk pengosongan bangunan, menurut Abu Thalib sangat singkat. Apalagi tidak ada kompensasi dalam proses pembongkaran.

"Biaya pembongkaran tidak ada. KAI hanya bisa membantu alat berat jika ada bangunan yang tidak bisa dibongkar secara manual," cetusnya.

Abu Talib mengaku, menelan kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta imbas perluasan Stasiun Banyuwangi Kota tersebut. Sebab, bangunan minimarket dan homestay miliknya harus ikut dibongkar.

"Karena sebagian bangunan saya terkena imbas pelebaran. Otomatis dimundurkan. Untuk pembangunan ulang kan butuh biaya yang tidak sedikit. Kalau kerugian saya sih sekitar Rp 150 juta," bebernya.

Menurut Abu Thalib, warga yang terdampak berharap ada kompensasi dari KAI dalam proses pembongkaran. Terlebih kondisi perekonomian yang belum stabil imbas pandemi Covid-19.

"Harapannya sih pasca pandemi seperti ini, kami diberi kompensasi untuk biaya pembongkaran. Setidaknya dari sisi kemanusiaannya lah," tandasnya. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Perkara Kompensasi Imbas Pelebaran Stasiun Banyuwangi Kota Masih Digodok PT. KAI

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT