Rabu, 07 Desember 2022
Peristiwa Daerah

Pesanggrahan Panaskan Atmosfer Pilkades Serentak 5 Desa di Kota Batu

profile
Doi

14 Agustus 2022 13:05

702 dilihat
Pesanggrahan Panaskan Atmosfer Pilkades Serentak 5 Desa di Kota Batu
Musyawarah masyarakat bersama BPD Pesanggrahan terkait Pilkades belum menemukan benang merah. (SJP)

KOTA BATU – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serempak di 5 desa yang ada di Kota Batu, akan dilaksanakan pada 28 Agustus 2022 mendatang. Namun permasalahan dalam prosesnya masih terjadi.

Jumlah pemilih pada 5 desa peserta pilkades serentak sebanyak 26.830 pemilih. 

Rinciannya Desa Pandanrejo sebanyak 4.610 pemilih, Desa Pesanggrahan sebanyak 9.736 pemilih, Desa Bulukerto sebanyak 4.949 pemilih, Desa Sumbergondo sebanyak 3.253 pemilih. Serta Desa Sumber Brantas sebanyak 3.535 pemilih.

Permasalahan yang muncul, disebabkan saat penentuan bakal calon kepala desa (Bacakades) di Desa Pesanggrahan.

Sekadar informasi, dari lima desa yang menyelenggarakan Pilkades serentak ada dua desa yang memiliki Bacakades lebih dari lima.

Dua desa yang mempunyai bakal calon lebih dari 5 yakni Desa Pandanrejo dan Desa Pesangrahan. Untuk Desa Pandanrejo sudah ditentukan kepastian bakal calon yang terpilih maju menjadi calon kepala desa.

Masing-masing desa yang menyelenggarakan pemilihan memiliki kuota maksimal lima calon sesuai dengan PP Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Serta Permendagri Nomor 112 Tahun 2016 tentang Pilkades.

Namun demikian, di Desa Pesanggrahan, proses penjaringan calon hingga pendaftaran dan penetapan Bacakades sudah mulai bergejolak, ditengarai indikasi tidak transparannya panitia pemilihan kepala desa.

Hal tersebut bermula dari perolehan poin sama antara 2 Bacakades, namun yang diloloskan menjadi Cakades adalah bakal calon yang menjabat sebagai perangkat desa.

Dengan demikian, memantik reaksi masyarakat menyikapi keputusan tersebut, dengan memaknai jika bukan perangkat desa atau pernah mengabdi sebagai perangkat desa tidak boleh menjadi kepala desa.

Hingga kini, penetapan dan penilaian terhadap 9 bakal calon dalam pesta demokrasi Pilkades 2022 terus bergejolak dan tidak menemukan titik temu dalam musyawarah desa yang digelar.

Adanya gejolak tersebut, membuat Pemerintah Kota Batu melalui BPD Desa Pesangrahan langsung merespon dan menggelar pertemuan musyawarah warga Desa Pesangrahan terkait aspirasi warga terhadap Pilkades 2022 yang digelar di Aula Desa Pesangrahan, Sabtu malam 13 Agustus 2022 kemarin.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua BPD Desa Pesangrahan, 9 bakal calon Kepala Desa, Panitia Pilkades 2022 tingkat Desa maupun Kota, Kasat Pol PP yang bertindak sebagai moderator serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga Desa Pesangrahan Kecamatan Kota Kota Batu.

Salah satu perwakilan masyarakat, Gigih, dalam musyawarah tersebut menilai kurang transparasinya kepanitiaan baik tingkat desa, kecamatan maupun kota.

"Disini warga menanyakan regulasi dan penilaian yang dilakukan panitia terutama panitia kota," jelas Gigih.

Menurut Gigih, proses demokrasi Pilkades 2022 di Desa Pesangrahan sarat akan manipulasi dan permainan yang diduga dari para pemangku kekuasaan.

"Apa yang disampaikan dalam Pilkades ini berbeda dengan kenyataanya. Dari panitia tingkat desa seperti ini, namun dari panitia kota jawabannya gini," imbuh Gigih.

Ia menyatakan, masyarakat seperti diombang ambingkan karena tidak jelasnya regulasi dengan praktik di lapangan yang dilakukan panitia.

"Demokrasi macam apa ini? Pilkades kok seperti ini? Kalau tau regulasi seperti ini seharusnya disampaikan dari awal," ungkapnya beberapa warga mendukung pernyataan Gigih.

Menanggapi hal tersebut, pihak panitia Pilkades serentak tingkat Kota yang diwakili oleh Sekertaris Panitia Pilkades Kota Batu, Aditya, mengatakan jika aspirasi yang diberikan masyarakat semua ditampung.

Namun dengan catatan untuk meloloskan ke 9 Bacalon ini tidak mungkin ,ataupun meloloskan Bacalon yang nilai tesnya sama juga tidak mungkin.

"Proses tahapan Pilkades serentak ini sudah berjalan, dan kami tidak mungkin menambahkan jumlah calon, kami sudah sesuai aturan yang berlaku sudah melalui mekanisme yang diatur oleh Kemendagri dan Perwali terkait Pilkades 2022," urai Aditya.

Pihaknya mempersilakan jika masyarakat yang tidak puas dengan hasil penetapan calon kepala desa Desa Pesangrahan ini dan rencana akan melaporkan ke jalur hukum dipersilahkan .

"Apa yang kami lakukan sudah sesuai aturan yang berlaku, jika masyarakat mau lapor ke jalur hukum  kami mempersilakan saja, yang jelas penetapan ini sudah sesuai dengan apa yang diatur dalam penilaian skor bakal calon kepala desa," imbuhnya.

Dengan demikian, musyawarah yang dilaksanakan sejak pukul 20.00 hingga Minggu (14/8/2022) dinihari, belum menemukan benang merah atau kata sepakat atas dua belah pihak. (Doi Nuri)

Editor: Redaksi 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pesanggrahan Panaskan Atmosfer Pilkades Serentak 5 Desa di Kota Batu

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT