Jumat, 07 Oktober 2022
Peristiwa Daerah

Proyek Gapura Senilai Puluhan Juta Oleh Disparta Batu Dikritik Masyarakat

profile
Doi

15 Agustus 2022 14:28

626 dilihat
Proyek Gapura Senilai Puluhan Juta Oleh Disparta Batu Dikritik Masyarakat
Sebuah gapura di jalur masuk Jl Kawi, Kelurahan Sisir, Kota Batu menjadi perbincangan masyarakat sekitar. (Doi/SJP)

KOTA BATU – Gapura proyek Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu yang menghabiskan dana Rp 71 juta, mendapat kritikan masyarakat Jalan Kawi, Kelurahan Sisir, Kota Batu.

Hal tersebut terungkap, sebab adanya sebuah papan informasi milik Dinas Pariwisata Kota Batu terpasang di balik semak-semak.

Pelaksana renovasi gapura tersebut adalah CV Sinar Purnama Gemilang, sementara pengawasnya adalah CV Tirta Adinugroho.

Masyarakat sekitar menilai, dengan dana puluhan juta, bentuk gapura biasa saja, tidak ada yang istimewa. Bahkan gapura tersebut dibangun terpisah, tidak terhubung antara tiang kiri dan kanannya. 

Warga menolak diksi pembangunan, pasalnya, sebelumnya sudah ada gapura yang berdiri, kemudian dipermak sehingga tampak baru. Masyarakat menyebut itu bukan pembangunan melainkan renovasi.

Yusuf, warga Kelurahan Sisir mempertanyakan proses renovasi gapura dengan nggaran Rp 71 juta itu.

"Renovasi gapura ini patut dipertanyakan, karena melihat bentuk gapura saat ini, nampaknya tidak sampai menghabiskan anggaran hingga Rp 71 juta," kata dia.

Yusuf mengaku jika masyarakat sudah mendapatkan sosialisasi mengenai rencana pembangunan. Hanya saja, warga tidak pernah tahu anggaran yang akan digunakan membangun gapura tersebut.

"Kami tidak menolak pembangunan, namun nilai anggaran tidak wajar. Apalagi kalau namanya membangun itu kan dimulai dari nol, lalu dibangun. Ini berbeda, sebelumnya sudah ada gapura di situ, pondasinya juga yang lama itu," ujarnya.

Sementara itu, Ketua RW 06 Kelurahan Sisir, Kusmin, membenarkan adanya keluhan atau kritik warga tentang gapura. 

Kusmin mengaku pernah diundang pertemuan untuk membahas rencana perbaikan gapura. Hanya saja ia tidak pernah bertemu dengan pelaksana renovasi gapura tersebut.

"Itu bukan membangun, tapi hanya tambal sulam. Pondasi dan tiang penyangga sudah ada sejak dulu. Lagi pula, itu tidak sesuai dengan gambar desain yang pernah ditunjukkan ke warga," tegas dia.

Anggota DPRD Batu, yang juga warga Kelurahan Sisir, Moch Didik Subiyanto sependapat dengan warga. Menurutnya, kritik atau pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat sebuah hal yang wajar.

"Gapura dibangun menggunakan anggaran yang berasal dari masyarakat, maka bukan suatu yang aneh jika masyarakat mempertanyakan penggunaan uang mereka," jelas Haji Bianto panggilan akrabnya.

Haji Bianto mendesak agar Dinas Pariwisata bisa membuka informasi. Transparansi menjadi sangat penting karena menurut Didik masyarakat telah terdidik.

Menurut dia, Dinas Pariwisata sebagai penyelenggara negara dituntut melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar.

"Tidak boleh ada upaya memperkaya diri sendiri maupun kelompoknya. Perbuatan tersebut masuk kategori korupsi," kata politisi PKB ini.

Mengomentari tentang anggaran gapura tersebut, Haji Bianto berpesan agar Pemkot Batu bisa menggunakan anggaran sebaik-baiknya.

"Saya hanya bisa mengatakan dan berpesan agar anggaran yang dikeluarkan bisa digunakan dengan sebaik-baiknya. Janganlah setiap kegiatan yang dilakukan dinas, berorientasi pada keuntungan semata," harap dia. (Doi Nuri)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Proyek Gapura Senilai Puluhan Juta Oleh Disparta Batu Dikritik Masyarakat

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT