Jumat, 03 Februari 2023
Peristiwa Daerah

Puluhan Nelayan Puger Pertanyakan Mega Proyek Dermaga Tanpa Papan Anggaran

profile
Rochul

07 November 2022 15:17

772 dilihat
Puluhan Nelayan Puger Pertanyakan Mega Proyek Dermaga Tanpa Papan Anggaran
Puluhan Warga Nelayan Kecamatan Puger Saat di Ruangan UPT P3 Jatim di Kecamatan Puger Lakukan Mediasi Bersama Muspika dan pihak Pemenang Tender Proyek Dermaga. (SJP)

KABUPATEN JEMBER – Puluhan Nelayan di Puger, Kabupaten Jember, mengamuk dan protes di meja mediasi pada Senin,(7/11/2022) di ruangan UPT P3,(Pelabuhan perikanan pantai-red) Jawa Timur.

Hal itu, lantaran Mega proyek dermaga berupa perluasan, dan pelebaran, yang baru satu Minggu dibangun tersebut dinilai nelayan tidak baik bagi perahu yang hendak sandar.

Proyek tersebut dinilai berakibat fatal, jika proyek yang dimenangkan tender oleh CV Angga Perkasa senilai 6,334 miliar, dari dana APBD provinsi diteruskan oleh pihak pimpinan proyek.

Menyikapi hal tersebut, beberapa nelayan yang melakukan mediasi sempat gebrak meja dan bernada keras. Mereka menilai pihak pemenang tender CV Angga Perkasa main main dengan proyek yang mereka kerjakan ini.

Pasalnya, satu sanksi yang mereka yakini, (nelayan) tidak adanya papan anggaran yang jelas terpasang, padahal proyek sudah jalan.

Poin kedua, tentang master plan dermaga yang akan mereka bangun tidak sesuatu keinginan nelayan dan pihak nelayan tidak diajak berkonsolidasi perihal pembangunan ini.

Dua poin ini, yang membuat Mohamad Jufri atau biasa di panggil kala Gondang, salah satu perwakilan kelompok nelayan sinar bulan yang membawahi 70 anggota, mengamuk kepada pihak pemenang tender yang dinilai bermain main dengan proyek anggaran pemerintah.

"Bagaimana tidak, saya emosi mas, papan anggaran miliaran rupiah tidak jelas juntrungannya, sudah kami tidak diberi tahu master plan nya, tiba tiba dermaga dibangun tidak sesuai dengan kondisi perairan saat ini, dampak sebab akibat," kata Mohammad Jufri dengan nada geram.

Kala Gondang menambahkan, jika dermaga dibuat seperti master plan yang akan diteruskan saya jamin banyak perahu yang akan terbawa arus seperti tahun lalu hingga 17 perahu yang sudah jadi korban.

"Ini sudah tidak baik mas, lha wong tidak sesuai keinginan aspirasi nelayan yang paham akan kondisi dermaga sini, dan apalagi pemenang tender tidak berkoordinasi dengan pihak kami nelayan juga," imbuh dia.

Sementara itu, atas permasalahan ini pihak kepala UPT P3,(Pelabuhan perikanan pantai-Red) bernama Jatmiko, saat dikonfirmasi tentang keinginan warga nelayan di Puger, akan menyampaikan ke pusat.

"Kami akan sampaikan ke pusat mas tentang keinginan warga ini, dan kami sebatas pihak dinas yang bertugas di wilayah perairan kecamatan Puger," ungkapnya.

Ditanya lebih lanjut tentang papan anggaran yang belum dipasang pemenang lelang tender bernilai milyaran tersebut pihaknya menjelaskan.

"Informasinya hari ini mas, dan untuk proyek sendiri sudah berjalan seminggu yang lalu, kami sudah ingatkan kepada pimpro,(Pimpinan Proyek-red)," imbuhnya.

Sementara, ditempat yang sama, pihak pelaksana proyek bernama Deni Hartanto, saat dikonfirmasi perihal terkait ini menyampaikan jika pihaknya hanya melaksanakan tugas.

"Kami hanya melaksanakan tugas pak, dan untuk usulan nelayan kami akan sampaikan kepada pimpinan tender, kalau untuk merubah kami akan konsultasikan kepada pihak dinas," jelasnya.

Lebih lanjut dirinya ditanya, dari CV apa dan juga berapa anggaran dan juga kenapa sudah melaksanakan pembangunan namun tidak dipasang plakat anggaran pihaknya terkesan kebingungan.

"Kami dari CV Angga Perkasa mas, saja untuk anggaran saya tidak tahu cuma melaksanakan, dan untuk plakat anggaran hari ini dipasang pak," alasannya.

Perlu di ketahui, untuk pembangunan dermaga TPI Puger, keinginan nelayan yaitu posisi pelabuhan baru menghadap ke arah selatan, namun menurut gambar master plan, yaitu ke arah timur dan ke barat, dan hal itulah salah satu pemicu nelayan mengamuk," tegas dia.

Menurut data yang bisa bisa di akses lewat LPSE Provinsi Jawa Timur, tentang pekerjaan konstruksi yaitu dari anggaran pekerjaan pembangunan pelabuhan perikanan puger dengan nilai APBD RP 7.033.374.267.00 miliar.

Proyek itu dimenangkan tender dan dikerjakan dengan deal tender RP 6.334.074.874.00 miliar, yang dimenangkan dengan proses lelang oleh CV Angga Perkasa dan sekarang proses pengerjaan. (Ulum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Puluhan Nelayan Puger Pertanyakan Mega Proyek Dermaga Tanpa Papan Anggaran

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT