Jumat, 03 Februari 2023
Peristiwa Daerah

Ramai Kasus Hamil Duluan Pelajar di Ponorogo, Ini Tanggapan Bupati 

profile
Ari

17 Januari 2023 20:53

1.4k dilihat
Ramai Kasus Hamil Duluan Pelajar di Ponorogo, Ini Tanggapan Bupati 

PONOROGO (SJP) - Kasus hamil duluan di kalangan pelajar Ponorogo sempat menjadi viral dan menjadi trending topic dalam beberapa hari ini. Bagaimana tidak, dalam unggahan berbagai media online dan cetak menyebut ada ratusan pelajar di Ponorogo hamil duluan hingga terpaksa mereka harus mengajukan permohonan dispensasi kawin (Diska) di Pengadilan Agama Kabupaten Ponorogo. Tentu saja, berita itu membuat kaget banyak pihak, tak terkecuali pemerintah daerah.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko usai mengetahui berita tersebut langsung menggelar rapat koordinasi dengan lintas sektoral dengan mengundang pihak terkait mulai dari pengadilan agama, Kemenag, MUI, Dinas PPKB, Kodim, Polres, Kejaksaaan Negeri, Asiyah, Dinas Sosial P3A, Dinas Pendidikan, Kesehatan, PDM, Muslimat dan camat se-Kabupaten Ponorogo.

Bupati Ponorogo dalam keterangannya menyampaikan perlunya mencari solusi bersama terkait permasalahan tersebut. Meskipun akhirnya diketahui, dari data yang ada di Pengadilan Agama Surabaya menyebut bahwa untuk dispensasi kawin (Diska) Kabupaten Ponorogo pada 2022 masih tergolong rendah dibanding kabupaten/kota di Jawa Timur, yaitu urutan 28. 

"Ini bukan prestasi yang perlu dibanggakan. Tapi jika dibanding kabupaten/kota di Jatim Ponorogo tergolong rendah. Tapi ini tetap akan menjadi fokus pemerintah ke depan," ujarnya.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa dari 176 kasus permohonan dispensasi nikah terungkap tidak semuanya hamil duluan, tapi ada beberapa faktor yang mempengaruhi di antaranya tren di kalangan anak muda di Ponorogo menikah secara siri, dan ketika hamil baru mengajukan dispensasi nikah. 

"Itu juga tidak lepas dari perubahan UU perkawinan yang dulu mensyaratkan usia kawin bagi perempuan 16 tahun kini menjadi 19 tahun sementara untuk usia laki-laki tetap yaitu 19 tahun. Perubahan usia kawin ini yang membuat banyak pemohon dispensasi kawin," terangnya.

Meskipun banyaknya pemohon dispensasi kawin juga dipengaruhi faktor ekonomi dan juga orang tua. 

"Dari hasil pertemuan lintas sektoral itu memang disepakati akan memantau perkembangan pasca perkawinan, lalu bagi siswa-siswa yang putus sekolah karena menikah maka wajib mengikuti kejar paket sedangkan urusan kesehatan akan ada pendampingan agar tidak terjadi anak lahir stunting di Kabupaten Ponorogo," ujarnya.

Seperti diberitakan, ratusan pelajar di tingkat SMP dan SMA di  Ponorogo hamil duluan hingga terpaksa mencari dispensasi nikah ke pengadilan agama. (Ari)

Editor: Vebriansyah

Tags
Anda Sedang Membaca:

Ramai Kasus Hamil Duluan Pelajar di Ponorogo, Ini Tanggapan Bupati 

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT