Kamis, 06 Oktober 2022
Peristiwa Daerah

Sebaran Tinggalan Arkeologis Cukup Luas, Situs Mellek Situbondo Layak Dikaji

profile
Sarwo

08 September 2022 12:22

672 dilihat
Sebaran Tinggalan Arkeologis Cukup Luas, Situs Mellek Situbondo Layak Dikaji
Abhiseka Naufal Marvel, arkeolog Tim Registrasi Provinsi Jawa Timur (Sarwo/SJP)

SITUBONDO – Upaya pelestarian cagar budaya di Situs Mellek, Dusun Krajan, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo mulai diseriusi oleh salah seorang anggota Tim Registrasi Provinsi Jawa Timur yang seorang arkeolog, Abhiseka Naufal Marvel.

Dia menyatakan area temuan tinggalan arkeologis di lokasi itu layak dikaji lebih lanjut,  meneruskan ekskavasi penyelamatan tahun 2018 lalu.

Bersama Pamong Budaya Marlutfi Yoandinas serta Ketua Umum Yayasan Museum Balumbung Situbondo (YMBS) Irwan Kurniadi, Naufal melakukan observasi ke Situs Mellek, Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, pada Rabu sore, 7 September 2022.

"Kedatangan kami bertujuan untuk meregistrasi tinggalan arkeologis yang ditemukan dalam aktivitas penambangan pasir di lokasi yang tidak berjauhan dari temuan struktur batur beberapa tahun yang lalu yaitu tahun 2018," ungkap Naufal kepada suarajatimpost.com Kamis (8/9/2022) pagi melalui gawainya.

Abhiseka Naufal Marvel juga mengatakan bahwa potensi kecagarbudayaan di Situs Mellek sangat luar biasa. Bahkan sebarannya lebih dari 1 hektar. 

"Ada potensi yang bisa kita gali lebih banyak lagi, karena persebarannya lebih dari 1 hektar. Sebagai langkah awal perlu ada kajian awal melalui dinas terkait di Kabupaten Situbondo. Nah, kajian itu nantinya dijadikan rekomendasi awal untuk langkah lebih kongkrit ke depan," jelasnya.

Hal senada juga diungkap Marlutfi, pamong budaya yang dikenal intensif mengawal pemajuan kebudayaan di Kabupaten Situbondo.

"Berdasarkan regulasi UU Cagar Budaya, Perda hingga Perbup, semua tinggalan ODCB (Objek Diduga Cagar Budaya) harus dilindungi. Dan dari fakta yang terjadi di Situs Mellek, ada penambangan pasir, maka perlu ada upaya solutif di masyarakat dalam hal ini hubungan antara pegiat Cagar Budaya, pemdes, aparat kepolisian, pemilik lahan dan penambang pasir, bagaimana ada tim khusus yang diinisiasi oleh pihak desa. Sehingga ke depan, saat ada eksploitasi pasir di lokasi tersebut harus memperhatikan pelestarian Cagar Budaya," sarannya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Museum Balumbung Situbondo (YMBS) Irwan Kurniadi menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen melanjutkan ada koordinasi lintas sektor secara intensif.

"Setelah lumpang batu diamankan di balai desa setempat dan polisi memberi Police line pada titik temuan, tahapan penanganan lebih lanjut dinilai penting dilakukan, dengan berkoordinasi pada semua pihak yang berkepentingan, ada langkah yang lebih terstruktur dalam upaya pelestarian cagar budaya itu sendiri," ucap Irwan. (Sarwo)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Sebaran Tinggalan Arkeologis Cukup Luas, Situs Mellek Situbondo Layak Dikaji

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT