Sabtu, 21 Mei 2022
Peristiwa Daerah

Seniman Reog Gelar Aksi Selama 2 Hari, Koreksi Keputusan Mendikbudristek

profile
Ari

09 April 2022 20:20

418 dilihat
Seniman Reog Gelar Aksi Selama 2 Hari, Koreksi Keputusan Mendikbudristek
Aksi seniman reog koreksi keputusan Mendikbud ristek. (suara Jatim Post.com)

PONOROGO - Ketika Pemerintah Malaysia berencana mengklaim dan mengajukan kesenian Reog dengan nama Barongan sebagai kebudayaan negaranya ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), Pemerintah Indonesia terkesan abai dengan tidak memasukan kesenian Adhi Luhung Reog Ponorogo ke dalam daftar ICH UNESCO, Kesenian Adhi Luhung Reog Ponorogo dikalahkan oleh jamu. 

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengaku kaget dengan keputusan Mendikbudristek, Nadiem Makarim yang secara nyata lebih memilih jamu dibandingkan dengan memilih Kesenian Adhi Luhung Reog Ponorogo untuk diusulkan ke dalam daftar ICH UNESCO.

Menurut dia, ini bukti bahwa pemerintah abai terhadap pelestarian dan pemajuan kebudayaan asli rakyat Indonesia. Jumat (8/4/2022).

"Dalam petunjuk operasional ICH UNESCO (Operational Directive for the Implementation of the Convention for the Safeguarding of the Intangibel Cultural Heritage, 2020) terdapat 3 prioritas dalam menentukan berkas usulan ICH UNESCO.

Kelompok Prioritas yang pertama, lanjut dia, adalah berkas dari negara yang belum pernah sama sekali memiliki elemen yang terinkripsi.

"Praktik pelindungan terbaik yang terpilih atau yang mendapatkan bantuan internasional lebih dari US$ 100.000 dan berkas nominasi yang masuk dalam daftar warisan budaya tak benda yang membutuhkan pelindungan mendesak," tegas Sugiri.

Kesenian Adhi Luhung Reog Ponorogo, masih kata Sugiri, menjadi satu-satunya warisan budaya yang masuk dalam prioritas pertama yang diusulkan dalam berkas usulan daftar warisan budaya tak benda yang membutuhkan pelindungan mendesak (form ICH-01).

Lebih lanjut, Sugiri meyakinkan jika warisan budaya yang lain tidak masuk dalam prioritas tersebut.

"Mengapa Mas Menteri Nadiem tidak memilih Kesenian Adhi Luhung Reog Ponorogo sebagai pengusulan berkas nominasi yang masuk dalam daftar warisan budaya tak benda yang membutuhkan pelindungan mendesak?,”sebut Bupati sembari menahan rasa kecewanya.

Dikutip dari https://radioedukasi.kemdikbud.go.id/ Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mendukung pengusulan kesenian Reog Ponorogo kepada Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa Bangsa (UNESCO) sebagai warisan budaya tak benda Indonesia.

“Saya mendukung penuh Reog Ponorogo diusulkan menjadi warisan budaya tak benda di UNESCO. Saya upayakan supaya berhasil dan bisa menjadi kebanggaan, bukan hanya bagi masyarakat Ponorogo tapi juga seluruh Indonesia,” katanya, melaui keterangan pers tertulis, Selasa, 5 April 2022.

Muhadjir mengatakan, kesenian Reog Ponorogo masuk nominasi tunggal Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritagen/ICH) setelah sebelumnya tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Mendikbud RI.

Sementara itu, para seniman Reog Ponorogo juga mengaku kaget dengan keputusan Mendikbudristek yang lebih memilih mengusulkan Jamu ke UNESCO di tengah maraknya klaim seni Reog oleh pemerintah Malaysia.

"Kami terus terang kaget dengan keputusan Mendikbudristek yang mengabaikan suara wong cilik. Kami selama pandemi covid-19 merasakan betul kesulitan itu," ungkap Hari Purnomo, salah satu tokoh seniman Reog Ponorogo. .

Para Seniman menjerit karena kesulitan melakukan pentas. Ditambah dengan berita klaim Reog oleh Malaysia yang mau mendaftarkan Reog ke UNESCO, Reog justru dipinggirkan.

"Negara tidak hadir untuk rakyat! Kami minta Menteri merevisi keputusannya dan mengusulkan Reog ke UNESCO sebagai bukti keberpihakan pada wong cilik," imbuh dia.

Seharusnya, kata dia, moment penetapan Kesenian Adhli Luhung Reog Ponorogo ke dalam daftar ICH UNESCO agar diakui dunia internasional mampu memulihkan sektor pariwisata di Indonesia yang hancur lebur selama 2 tahun lebih karena Pandemi Covid-19. (Ari)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Seniman Reog Gelar Aksi Selama 2 Hari, Koreksi Keputusan Mendikbudristek

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT