Kamis, 06 Oktober 2022
Peristiwa Daerah

Siapa Penerus Penari Seblang Bakungan,  ini kata Pengurus Adat  

profile
Ikhwan

09 Agustus 2022 12:44

548 dilihat
Siapa Penerus Penari Seblang Bakungan,  ini kata Pengurus Adat  
Supani, maestro tari Seblang Bakungan. (SJP)

BANYUWANGI - Meninggalnya Supani sang maestro Seblang Bakungan membuat publik Banyuwangi terkejut.  

Publik pun bertanya-tanya mengenai siapa penerus penari seblang sepeninggal nenek berumur 72 tahun tersebut.  

Mengingat Seblang Bakungan adalah ritual rutin yang dilakukan setiap tahun dan merupakan simbol bersih desa untuk keselamatan masyarakat yang ada di wilayah setempat. 

Salah satu tokoh pemuda adat di wilayah Kelurahan Bakungan, Akbar Wijayana mengatakan untuk penerus Seblang Bakungan tahun depan bakal dilakukan rembuk adat dan keluarga keturunan seblang.  

"Biasanya akan rembuk adat. Bersama dengan keluarga Seblang Bakungan," kata Akbar. 

Akbar menjelaskan penari seblang biasanya akan dipilih oleh salah satu keluarga dari ikatan keluarga seblang itu sendiri.  

"Pemilihannya menunggu mediasi roh leluhur. Biasanya akan ada kerasukan di salah satu keluarga," pungkasnya.  

Sebagai informasi Supani meninggal pada Senin (8/8/2022) kemarin. Supani meninggal dunia di usia ke 72 tahun. Baru satu bulan lalu dirinya menarikan Seblang Bakungan.  

Salah satu Warga Kelurahan Bakungan, Lukman Hakim mengatakan pasca ritual seblang Supani memang nampak dalam kondisi drop. Kondisi itu terus berangsur hingga hari ini. Dugaan sementara, Supani mengalami sakit lambung akut.  

"Iya saya dengar beliau sudah meninggal dunia. Sore ini saya dengar kabar. Diduga karena sakit lambung akut. Memang saat menari kemarin denyut nadi agak lemah. Sempat merasakan hipertensi dan keluhan sakit lambung. Yang bersangkutan memang sering telat makan karena memang tidak doyan makan," kata Lukman. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Siapa Penerus Penari Seblang Bakungan,  ini kata Pengurus Adat  

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT