Rabu, 17 Agustus 2022
Peristiwa Daerah

Sulit Dievakuasi, Bangkai Paus Sperma di Banyuwangi Mulai Membusuk

profile
Ikhwan

03 Agustus 2022 22:28

523 dilihat
Sulit Dievakuasi, Bangkai Paus Sperma di Banyuwangi Mulai Membusuk
Bangkai Paus Sperma mulai membusuk. (SJP)

BANYUWANGI - Petugas banyak menemui kendala dalam mengevakuasi bangkai paus sperma yang terdampar di pantai Bulusan, Kalipuro, Banyuwangi.

Sekretaris Dinas Perikanan Banyuwangi, Suryono Bintang Samudera mengatakan, opsi penguburan bangkai paus secara utuh tidak bisa dilakukan.

Bangkai paus terlalu besar sekitar 16,5 meter dengan bobot mencapai 30 ton.

Di satu sisi lahan di tempat paus terdampar tergolong sempit. Excavator tidak mampu membuat kubangan yang luas untuk lahan penguburan.

"Opsi penguburan secara utuh sulit kami lakukan karena berat dan besar paus. Lahan di pantai bulusan sempit dan excavator besar tidak mampu menjangkau area ini," kata Suryono, Rabu (3/8/2022).

Saat ini bangkai paus masih dibiarkan di bibir pantai. Paus mulai mengalami pembusukan dan menimbulkan bau tak sedap. Kondisi itu jelas tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

"Ini sudah menimbulkan bau kalau tidak segera ditangani akan menyebabkan masalah baru pencemaran air yang dapat merusak ekosistem. Pastinya juga dikeluhkan warga," ujarnya.

Suryono menyebut, skenario lanjutan yang dipilih yakni memotong paus menjadi beberapa bagian kecil. Bagian itu akan di kubur di tempat terpisah.

"Sebagian di kubur di lokasi ini (pantai bulusan) dan sebagian akan kita tarik lewat laut menuju ke utara. Kita masih menunggu arus menuju ke utara untuk memudahkan penarikan," pungkasnya.

Mengenai penyebab pasti paus terdampar hingga mengalami kematian, Suryono masih belum bisa memastikan.

Suryono menyebut petugas dari kedokteran hewan SIKIA Unair masih melakukan nekropsi untuk mencari tahu jawaban pastinya.

"Untuk penyebab pastinya masih menunggu dari petugas medis," tandasnya.

Sebagai informasi seekor paus berukuran besar terdampar di perairan pantai Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Senin 1 Agustus 2022 sekitar pukul 13.00 WIB.

Petugas hingga saat ini masih melakukan proses nekropsi pada bangkai paus tersebut. Sedikitnya ada 6 dokter hewan dan 9 asisten dosen dari Universitas Airlangga yang terlibat dalam proses itu. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Sulit Dievakuasi, Bangkai Paus Sperma di Banyuwangi Mulai Membusuk

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT