Kamis, 09 Februari 2023
Peristiwa Daerah

Terdampar di Sulsel, Kepulangan Seorang Nelayan Situbondo Disambut Tangis Keluarga

profile
Sarwo

12 Januari 2023 13:50

1.6k dilihat
Terdampar di Sulsel, Kepulangan Seorang Nelayan Situbondo Disambut Tangis Keluarga
Sebelum masuk rumah, nelayan Situbondo Samsudin (47) dimandikan air bunga tujuh rupa (Sarwo/Sjp)

KABUPATEN SITUBONDO - Tangis haru menyelimuti kedatangan seorang nelayan asal Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Kamis (12/1/2023) pagi.

Saat tiba di rumahnya, keluarga hingga tetangga tak kuasa menahan tangis melihat Samsudin (47) pulang dalam kondisi selamat, usai terdampar di Kepulauan Kapoposanbali, Kecamatan Pangkajene, Sulawesi Selatan.

Tidak hanya itu, karena tradisi nelayan setempat, sebelum masuk rumah Samsudin dimandikan air bunga tujuh rupa yang ditempatkan pada wadah gerabah. Setelah air bunga disiramkan, kemudian gerabah wadah air bunga tersebut dipecahkan dengan cara dibanting ke tanah. Setelah mengganti pakaian, Samsudin baru diperbolehkan masuk rumah.

Dari pengakuan Samsudin, sebelum terdampar di kepulauan itu, bertahan dengan menaiki strifum (gabus tempat penyimpanan ikan), setelah perahu yang dinaiki tenggelam dihantam ombak sebelum akhirnya terdampar dan ditolong oleh warga kepulauan Sulawesi Selatan tersebut, dalam kondisi lemas setelah lima hari terombang ambing ombak.

"Sesampai di kepulauan itu, saya dibawa kerumah warga, kemudian dirawat dan diperiksa bidan di desa itu. Saat itu kondisi saya lemas karena tidak makan dan minum, sama bidan saya diinfus hingga kondisi saya pulih,"ungkap Samsudin, kepada sejumlah wartawan di rumahnya, Kamis (12/1/2023) siang.

Lebih lanjut Samsudin menjelaskan, setelah kondisinya dinyatakan sehat dirinya diperbolehkan pulang, namun karena kondisi cuaca tidak baik, pada Rabu pagi (10/1/2023) baru dipulangkan.

"Kepulangan dibantu Polairud dan perangkat desa setempat dengan naik perahu penumpang menuju ke Pulau Kangean, Sumenep Madura. Setelah sampai di pulau Kangean, sekitar pukul 17. 00 WIB saya dijemput Polairud setempat dan dinaikan Kapal Perintis menuju pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi dan tiba Kamis pagi pukul 06.00 WIB," jelas Samsudin.

Setelah turun dari kapal perintis itu, sambung Samsudin, dirinya dijemput Satpolair Polres Situbondo bersama perangkat desa Sumberanyar.

"Setelah turun dari kapal saya dinaikan ambulan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di pos kesehatan pelabuhan. Setelah dinyatakan sehat saya langsung dibawa pulang oleh Polairud dan perangkat desa dengan menggunakan mobil pribadi hingga sampai di rumah, pukul 09.20 WIB," katanya.

Kepala Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih Situbondo, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian hingga pemulangan warganya. Terutama Kepala dusun di Pulau Kapoposanbali.

"Atas nama pemerintah desa dan mewakili keluarga Samsudin, kami ucapkan terima kasih kepada tim SAR gabungan, Basarnas Jember, BPBD, Tagana, BP Pramuka, Polsek dan Koramil Banyuputih serta Polairud Polres Situbondo dan TNI AL yang telah mengupayakan pencarian hingga pemulangan Samsudin yang sudah tiba dirumahnya dalam keadaan selamat. Tidak lupa juga, terima kasih kepada warga dan pemerintah desa di kepulauan tersebut, yang telah menolong dan merawat warga kami," kata Kades Sumberanyar, Ronik Suharto Binar.

Atas bantuan tersebut, lanjut dia, yang awalnya keluarga gelisah, dengan kepulangan Samsudin kini keluarganya bisa tersenyum bahagia.

"Keluarga tentu sangat gembira bahkan keluarga dan tetangganya sempat menangis haru, karena Samsudin ditemukan dan sudah berkumpul kembali dengan keluarga dalam kondisi selamat," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, setelah lima hari dalam proses pencarian tim SAR gabungan, seorang nelayan bernama Samsudin (47) warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, ditemukan nelayan di Perairan Pulau Kapoposanbali, Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan, dalam keadaan selamat, proses pencarian dihentikan.

Sebelumnya Samsudin dilaporkan hilang sejak hari Jumat, tanggal 23 Desember 2022 lalu. Tim SAR gabungan pun memulai pencarian. (Sarwo)

Editor: Vebriansyah

Tags
Anda Sedang Membaca:

Terdampar di Sulsel, Kepulangan Seorang Nelayan Situbondo Disambut Tangis Keluarga

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT