Rabu, 17 Agustus 2022
Peristiwa Daerah

Terkait Belum Diperbaikinya Jembatan Talunbrak yang Rusak, Begini Penjelasan Kadis PUPR Mojokerto

profile
Andy

23 Mei 2022 22:31

629 dilihat
Terkait Belum Diperbaikinya Jembatan Talunbrak yang Rusak, Begini Penjelasan Kadis PUPR Mojokerto
Kadis PUPR Rinaldi Rizal Sabirin (Rompi biru PUPR) mendampingi Bupati dan Wabup Mojokerto saat diwawancarai awak media. (SJP)

MOJOKERTO - Terkait belum diperbaikinya jembatan Talunbrak, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin angkat bicara, Selasa (23/5/2022) malam.

Ketika dikonfirmasi, Kadis PUPR Rinaldi Rizal Sabirin menyampaikan, jembatan Talunbrak ini tidak bisa diliat sepotong - potong.

"Jangan sepotong memandang masalah ini, harus dipahami dinamika beberapa tahun yang lalu," kelakar dia.

Rinaldi menegaskan, terkait aset, jembatan Talun Brak adalah aset desa.

"Sementara yang bisa kami bangun sebagai OPD adalah yg jadi aset kabupaten," jawab dia.

Untuk membangun permanen jembatan baru, masih kata Rinaldi, dibutuhkan anggaran Rp 7-9 miliar.

"Itu adalah angka yang sangat besar untuk dicover APBD," ungkap Rinaldi.

Lebih lanjut Rinaldi mengatakan, pihaknya bersama Bappeda, Plt Camat Dawarblandong, Sekda dan Bupati mengadakan rapat teknis penanganan masalah jembatan Talunbrak.

"Dalam waktu dekat, ketika memasuki musim kemarau, PU akan berusaha melakukan penanganan darurat dengan penguatan kaki kaki jembatan," kata dia.

Lebih lanjut Rinaldi menjelaskan, jika saat ini tanahnya masih labil dan pihaknya tidak bisa menurunkan alat berat.

Setali tiga uang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto memberikan respon.

"Sebelumnya rencana pembangunan jembatan tersebut direncanakan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dengan sistem jembatan gantung," tutur Ardi.

Namun demikian, Ardi menginformasikan, setelah dikaji tim ahli dari  ITS, pembangunan jembatan gantung secara teknis tidak akan bertahan lama karena kerangka jembatan terbuat dari besi yang berat.

"Jika dipaksakan, kami khawatir tali jembatan gantung tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu Pemkab Mojokerto merencakan 3 (tiga) skenario dalam penaganan permasalahan tersebut," ungkap Ardi.

Lebih lanjut dikatakannya, pertama, dalam jangka pendek akan melakukan penanganan darurat dengan memasang tiang penopang jemabatan yang akan dilaksanakan bulan Juli 2022.

"Karena saat ini debit air masih tinggi, sehingga kami menunggu musim kemarau," imbuh dia.

Kedua, mengajukan usulan pembangunan jembatan ke Kemetrian PUPR, sebab estimasi biaya yang diperlukan cukup besar yaitu mencapai 7 miliar.

"Kami akan mengajukan pembangunan jembatan ke BNPB melalui dana rehabilitasi dan rekontruksi, mengingat kerusakan jembatan tersebut disebabkan oleh bencana alam," pungkasnya. (Andy)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Terkait Belum Diperbaikinya Jembatan Talunbrak yang Rusak, Begini Penjelasan Kadis PUPR Mojokerto

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT