Senin, 27 Juni 2022
Peristiwa Daerah

Update Per 16 Mei 2022, 66 Ekor di Kabupaten Mojokerto Sembuh dari PMK

profile
Andy

16 Mei 2022 22:07

482 dilihat
Update Per 16 Mei 2022, 66 Ekor di Kabupaten Mojokerto Sembuh dari PMK
Sapi yang terjangkit PMK di Kabupaten Mojokerto menerima suntikan vitamin.

MOJOKERTO - Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto kembali merilis data terbaru sebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) per 16 Mei 2022.

Berdasarkan data Disperta, jumlah sapi terjangkit PMK yang sembuh kini naik 66 ekor. Sehingga, total sapi sembuh mencapai 297 ekor.

Selain data sapi yang sembuh, Disperta Kabupaten Mojokerto juga memaparkan jumlah sapi yang mati akibat PMK atau foot and mouth disease mengalami peningkatkan dibandingkan data kemarin, Minggu (15/5). Sapi yang mati akibat PMK bertambah satu ekor, sehingga per 16 Mei jumlah sapi yang mati menjadi 21 ekor.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah menyebut, sapi yang dijual juga meningkat dua ekor. Sehingga, dibandingkan data kemarin, kini jumlah sapi yang dijual menjadi 7 ekor. Sementara sapi yang dipotong paksa tidak ada penambahan, jumlahnya tetap 5 ekor.

“Data hari ini, yang sakit 1.221 ekor, itu termasuk 5 kambing, sisanya sapi. Kalau ditotal, jumlah sapi sakit, sembuh, mati, dijual dan potong paksa, jumlah total kasus ada 1.551 kasus,” ungkapnya, Senin (16/5) petang.

Guna mengendalikan penyakit mulut dan kuku di Kabupaten Mojokerto, Nurul menegaskan, petugas paramedis Disperta Kabupaten Mojokerto terus disebar di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto untuk melakukan penanganan dan penanggulangan.

“Tim terus kami sebar setiap hari, untuk melakukan penanganan terhadap hewan yang sakit. Selain itu, tim juga kami minta untuk melakukan penanggulangan terhadap hewan-hewan yang masih sehat, agar tidak tertular virus PMK ini,” pungkasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Update Per 16 Mei 2022, 66 Ekor di Kabupaten Mojokerto Sembuh dari PMK

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT