Senin, 27 Juni 2022
Peristiwa Daerah

Vandalisme Marak Terjadi di Kota Mojokerto, Begini Penjelasan Aparat

profile
Andy

24 Mei 2022 19:28

569 dilihat
Vandalisme Marak Terjadi di Kota Mojokerto, Begini Penjelasan Aparat
Vandalisme di beberapa titik Kota Mojokerto. (SJP)

KOTA MOJOKERTO – Vandalisme marak terjadi hari-hari ini, kali ini terjadi di beberapa titik Kota Mojokerto, salah satunya berada di Jalan Gajah Mada - Perempatan Jalan Empu Nala.

Bahkan di sekitar Jembatan Gajah Mada, nampak juga di Jalan Brawijaya ke arah Gubug Wayang dan Jalan Kartini, sebelah Jalan Majapahit.

Vandalisme menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah perbuatan merusak dan menghancurkan hasil karya seni dan barang berharga lainnya (keindahan alam dan sebagainya)" atau perusakan dan penghancuran secara kasar dan ganas.

Artinya vandalisme adalah kegiatan iseng dan tidak bertanggung jawab dari beberapa orang yang berperilaku cenderung negatif.

Tindakan yang termasuk di dalam vandalisme lainnya adalah tindak kriminal perusakan, pencacatan, grafiti yang liar, dan hal-hal lainnya yang bersifat 
mengganggu peradaban. 

Vandalisme di beberapa titik Kota Mojokerto

Ketika dikonfirmasi awak media, Kasat reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Rizki Santoso menyampaikan, vandalisme itu bermacam-macam. Selasa (24/5/2022).

"Ada yang berupa coretan, yang sifatnya merusak dan juga ada vandalisme yang sifatnya ancaman," kata dia.

Rizky menegaskan, terkait dengan vandalisme yang sifatnya menimbulkan bahaya ataupun kerugian itu bisa dipidana.

"Kalau sendirian bisa kena pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman 2,8 tahun penjara, sedangkan jika dilakukan bersama-sama bisa kami kenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan.," jelas AKP Rizki Santoso.

Lebih lanjut dikatakannya, kalau sifatnya sudah ancaman terhadap jiwa pihaknya bisa mengenakan pasal 368. Sedangkan kalau kenakalan pihaknya akan mengenakan pasal 489 KUHP.

Vandalisme di beberapa titik Kota Mojokerto

"Namun, jika merusak bangunan pemerintahan seperti patung, pagar, dan sebagainya itu bisa masuk pasal 170 KUHP. Tinggal lihat vandalisme," jelasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Mojokerto Modjari membenarkan kejadian vandalisme tersebut. "Iya mas, kita cari informasi dulu ke Dishub lewat CCTV. Saya masih di Surabaya," jelas Modjari.

Disisi lain, ketika dikonfirmasi awak media terkait vandalisme, Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto, Endri Agus Subianto menyampaikan, pihaknya akan mengecek CCTV untuk mengetahui siapa pelakunya. (SJP)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Vandalisme Marak Terjadi di Kota Mojokerto, Begini Penjelasan Aparat

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT