Sabtu, 21 Mei 2022
Peristiwa Nasional

Bus Rombongan Suporter Asal Sleman Dilempar Batu Orang Tak Dikenal di Situbondo 

profile
Sarwo

26 Maret 2022 11:01

4.4k dilihat
Bus Rombongan Suporter Asal Sleman Dilempar Batu Orang Tak Dikenal di Situbondo 

SITUBONDO - Rombongan empat bus yang berisi supporter bola asal Sleman dilempar batu orang tak dikenal saat melintas di Jalan Raya Desa Klatakan dan Jalan Raya  Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.

Akibat pelemparan batu terhadap 4 bus pada Jumat pagi (25/3/2022) pukul 08. 30 WIB oleh orang tak dikenal itu, 1 bodi depan bus penyok dan 3 kaca depan bus pecah.

Peristiwa itu bermula, saat bus berisi supporter asal Sleman itu berjumlah 15 bus. Rombongan bus tersebut melaju beriring iringan dari arah Bali menuju Yogyakarta.

"Sesampai di Jalan Raya Kilensari dari arah yang berlawanan melaju orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor berboncengan, lalu melempar bus yang saya kendarai, hingga penyok bagian bodi depanya," kata Karjana (42) asal Bantul pengemudi bus, Jumat, (25/3/2022) siang.

Usai terkena lemparan batu, kata dia, dirinya tetap melanjutkan perjalanan. Ternyata dilokasi yang berbeda, ada lagi dua orang tak dikenal yang melakukan pelemparan. Sedikitnya ada 3 bus lainnya yang dilempar. Alhasil 3 kaca bus pecah bagian depannya.

"Setelah menjadi korban pelemparan kedua kalinya di Jalan Raya Desa Klatakan yang hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari pelemparan pertama, bus lain yang berada di depan mengehentikan lajunya. Para suporter turun  dari atas bus dan mencari pelaku pelemparan," ujar Karjana.

Namun sial, justru ada 2 warga setempat yang menjadi korban salah sasaran. Warga itu Alfian Dwi Wijaya (18) asal Genjeran Surabaya mengalami luka memar karena diduga dipukul salah seorang supporter.

Selanjutnya ada Desi Kristianingrum (36) asal Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo. Ia memang tidak mengalami luka, namun ia mengaku mendapat ancaman.

"Kami berdua melaporkan insiden itu ke Mapolsek Panarukan, selain jadi korban pemukulan, kami juga diancam dan hendak dipukul dengan menggunakan botol,"tutur Desi. 

Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya membenarkan peristiwa tersebut, setelah menerima laporan, pihaknya bersama anggota dan personil Satlantas langsung mendatangi lokasi tersebut.

"Petugas melakukan upaya pengamanan dilokasi tersebut, guna mencegah terjadinya kesalah pahaman antara penumpang bis dengan warga setempat,"kata AKBP Andi Sinjaya kepada sejumlah wartawan.

Peristiwa yang terjadi, lanjut AKBP Andi, sebenarnya pelemparan batu terhadap beberapa bus oleh orang yang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor.

"Aksi pelemparan bukan dari warga sekitar lokasi, namun para penumpang bus tidak menemukan orang yang dicari, ada sedikit terjadi pengrusakan disekitar lokasi,"terangnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada penumpang bus, agar tidak menggunakan atribut untuk menghindar dari orang orang yang hendak memprovokasi.

"Agar tidak mudah terpancing dan terprovokasi, para suporter sepak bola tersebut, kami imbau agar tidak menggunakan atribut atau kostum sepak bola," katanya.

Sejauh ini, imbuh AKBP Andi, situasi aman dan terkendali, seluruh rombongan sudah melanjutkan perjalanannya.

"Alhamdulillah tidak ada benturan dengan warga. Rombongan bus tersebut, melanjutkan perjalanan dan memilih tidak memperpanjang kasus pelemparan itu. Sementara untuk pelaku pelemparan masih dalam penyelidikan,"tandas AKBP Andi.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Bus Rombongan Suporter Asal Sleman Dilempar Batu Orang Tak Dikenal di Situbondo 

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT