Rabu, 17 Agustus 2022
Peristiwa Nasional

Ditahan di Medaeng, Begini Update Terbaru Kasus Cabul MSAT

profile
Andy

08 Juli 2022 16:43

1.1k dilihat
Ditahan di Medaeng, Begini Update Terbaru Kasus Cabul MSAT
Konferensi Pers update kasus cabul MSAT. (SJP)

SURABAYA - Setelah menyerahkan diri, Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) langsung dibawa ke rumah tahanan Kelas 1 Surabaya, Medaeng, Waru, Jumat (8/7/2022) Dino hari.

Ketika dikonfirmasi jurnalis suarajatimpost.com, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto menyampaikan, penahanan tersebut dilakukan karena pertimbangan kemananan.

"Sebelum dibawa ke Medaeng, MSAT atau yang akrab disapa Mas Bechi ini menjalani sejumlah pemeriksaan kesehatan dan identitas di Polda Jatim," ungkap Kombes Pol Dirmanto.

Dirmanto menyebut, MSAT akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Jatim), tentunya setelah dirilis di depan media.

 

Terduga Pencabulan MSAT saat digelandang petugas

Konferensi Pers Kasus Cabul MSAT

Kombes Pol Dirmanto menyampaikan, pagi ini pihaknya akan melaksanakan update penanganan kasus cabul yang dilaksanakan oleh MSAT.

"Sebelumnya, kawan-kawan sudah memahami kemarin kami sudah melakukan upaya paksa dan berbagai langkah-langkah kepolisian lainnya. Sehingga, terduga percabulan ini dibawa ke rutan Medaeng. Untuk secara teknis, akan disampaikan langsung oleh Dirkrimum, Kombes Suharyanto," ujar Kombes Dirmanto.

Sementara itu, Dirkrimum Polda Jawa Timur Kombes Totok Suharyanto menyampaikan,baru saja, sekitar pukul 09.30 secara administrasi telah ia serahkan tahap II

"Tersangka dan barang bukti kemudian diterima langsung oleh JPU sekaligus disaksikan oleh Pak Aspidum dan Kajari Jombang," ungkap Kombes Totok Suharyanto.

Lebih lanjut, Kombes Totok mengatakan, untuk 321 orang yang telah kita amankan dalam proses penangkapan kemarin, Kamis  7 Juli 2022. Tim penyidik dari  Polda Jatim dan Kapolres Jombang, telah menetapkan 5 tersangka.

"Seseorang tersangka ditangkap pada Minggu, 3 Juli. Sementara satu orang terduga DD yang ikut menghalangi penangkapan MSAT ditangkap saat upaya penjemputan paksa kemarin di kediaman tersangka MSAT di Pondok Pesantren Majmaal Bahrain Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyah, Jombang, Jawa Timur," tegas Kombes Totok

Siang ini, kelima tersangka langsung dilakukan penahanan. Kata Totok, mereka terancam dijerat pasal 19 UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang menghalangi petugas dalam penangkapan tindak pidana asusila.

"Mereka yang berkaitan dengan perbuatan mencegah merintangi proses penyidikan dalam konteks ini adalah saat melakukan tahap 2 ancaman hukuman 5 tahun," pungkasnya.

 

Aspidum Kejati Jatim

Aspidum Kejati Jawa Timur

Asisten pidana umum (Aspidum) pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur Sofyan SH MH menyampaikan, tersangka didakwakan dengan pasal 285 KUHP juncto pasal 65 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun. 

"Atau kedua, pasal 289 KUHP juncto.pasal 65 KUHp  dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Atau, ketiga pasal 294 KUHP juncto pasal 65 KUHP dengan ancaman hukuman," ungkap Sofyan.

Lebih lanjut dikatakan Sofyan, tentunya dengan adanya penyerahan tahap ke 2 ini, tersangka dan barang bukti. Ia akan segera melimpahkan ke Pengadilan Negeri Surabaya dan ditindaklanjuti dengan persidangan.

"Terakiat persidangan, dengan mempertimbangkan kondusifitas maka kejaksaan negeri Jombang mengusulkan ke Makamah Agung agar persidangan tersebut dilakukan di Pengadilan Negeri Surabaya," pungkasnya. (Andy)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Ditahan di Medaeng, Begini Update Terbaru Kasus Cabul MSAT

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT