Rabu, 17 Agustus 2022
Peristiwa Nasional

GCW: Polisi Pengungkap Kasus Korupsi Jember Layak dapat Reward 

profile
Rochul

01 Agustus 2022 13:09

430 dilihat
GCW: Polisi Pengungkap Kasus Korupsi Jember Layak dapat Reward 
Kasat Reskrim Polres Jember Akp Dika Hadian Wiratama. (SJP)

JEMBER - Koordinator Government Corruption Watch (GCW) Andi Sungkono menilai Kepolisian Resor (Polres) Jember menunjukkan kinerja yang progresif dalam hal penanganan kasus rasuah. 

Sehingga, patut mendapat dukungan kuat dari publik untuk terus memerangi kejahatan luar biasa seperti korupsi. 

Salah satu bentuknya dengan memberi reward kepada personil kepolisian yang konsisten berjibaku dalam berbagai upaya pemberantasan korupsi yang terjadi. 

"Polisi-polisi pengungkap kasus korupsi di Jember sangat layak dapat reward. Mereka telah banyak mengungkap kasus korupsi, setidak-tidaknya dalam 5 tahun terakhir," kata Andi, Senin,(1/8/2022).

Menurut catatan GCW, terdapat 6 kasus yang berhasil dibongkar. Sebagian sudah tuntas sampai pengadilan, dan beberapa lagi masih dalam tahap penyidikan. Diantara kasus-kasus korupsi yang tertangani sebagai berikut:

1. OTT Dispendukcapil. 
2. OTT Penilik PAUD Dispendik. 
3. Korupsi Rehab Pasar Balung Kulon. 
4. Korupsi Honor Pemakaman Covid-19. 
5. Korupsi Tanah Kas dan Dana Desa Pocangan.
6. Korupsi Bantuan KKPE lewat BRI yang merugikan uang negara Rp10,9 miliar. 

Dari enam kasus tersebut sudah tiga kasus yang menuai putusan dari Pengadilan Tipikor. Sisanya, ada tiga kasus terakhir yang masih penyidikan dengan baru saja dilakukan penetapan tersangka. 

Andi menyebut, kinerja penanganan korupsi oleh Polres Jember bisa dikatakan yang terbaik, jika dibandingkan dengan Polres lain di Jawa Timur. Indikatornya adalah jumlah pengungkapan kasus maupun pihak-pihak yang dijerat. 

"Perkara daerah lain rata-rata hanya yang ditangkap polisi adalah kepala desa. Namun, Polres Jember sudah menyentuh aparatur sipil negara (ASN) pejabat di empat instansi pemerintahan. Maka, atas prestasinya tersebut layak mendapat reward," tutur Andi. 

Seperti diketahui, saat ini polisi sedang menyidik korupsi honor pemakaman dengan tersangka mantan Kepala BPBD yang sekarang menjabat Staf Ahli Bupati Jember Mohammad Djamil, serta Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Penta Satria. 

Dalam waktu bersamaan, polisi menangani dugaan penyimpangan tanah kas Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono.

Beberapa waktu lalu status perkaranya telah naik ke level penyidikan. Polisi memeriksa kades, camat, dan perangkat setempat. 

Bertambah lagi, penanganan perkara tentang penyelewengan dana bantuan Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) Jember yang merugikan uang negara senilai Rp10,9 miliar. Polisi sudah menetapkan tiga orang tersangka untuk kasus besar ini. 

"Kami akan memberitahukan kepada Presiden dan Kapolri mengenai pentingnya apresiasi untuk aparat penegak hukum yang konsisten sekaligus berintegritas," pungkasnya.(Lum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

GCW: Polisi Pengungkap Kasus Korupsi Jember Layak dapat Reward 

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT