Kamis, 30 Juni 2022
Peristiwa Nasional

Hadiri Pengukuhan Pimpinan Pusat Pergunu, Wapres RI KH Ma'ruf Amin : Masa Depan Bangsa di Tangan Guru

profile
Andy

03 Juni 2022 22:40

428 dilihat
Hadiri Pengukuhan Pimpinan Pusat Pergunu, Wapres RI KH Ma'ruf Amin : Masa Depan Bangsa di Tangan Guru
Wapres RI, Prof Dr KH Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan pada Sarasehan dan Pengukuhan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama. (SJP)

MOJOKERTO - Hadiri Sarasehan dan Pengukuhan Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU), Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Prof Dr KH Ma'ruf Amin menyampaikan pentingnya peran guru dalam menentukan masa depan bangsa, Jumat (3/6/2022).

Wapres RI KH Ma'ruf Amin menyampaikan, kedudukan Pergunu ini begitu strategis dan sangat krusial. Karena memang masa depan bangsa ini ada di tangan para guru. Para guru ini yang akan menentukan seperti apa generasi yang selanjutnya.

Gubernur Jatim, Bupati Mojokerto, Wakil Bupati Mojokerto menyambut kedatangan Wapres RI

"Andaikata generasi yang akan datang itu tidak memiliki generasi yang baik  itu berarti ada kegagalan di tangan para guru. Ini tantangannya seperti itu, Nabi Muhammad SAW juga guru. Hanya Beliau dididik langsung oleh Allah seperti yang dikatakan oleh Nabi Muhammad, "Tuhan mendidik aku dengan sebaik-baiknya," ungkap KH Ma'ruf Amin yang juga pernah menjabat sebagai Ketua MUI.

Lebih lanjut Wakil Presiden RI mengatakan, hanya saja Beliau tidak pernah menyebut muridnya sebagai murid, melainkan menyebutnya sebagai sahabat. Sebenarnya, itu para murid. Beliau dengan murid-muridnya yang bisa mengubah masyarakat, bahkan menjadi Umat yang terbaik dalam waktu yang singkat.

Pembukaan Sarasehan dan Pengukuhan Pimpinan Pusat Pergunu

"Sebenarnya Nahdlatul Ulama itu pesatuan guru. Ulama dan Kiai itu adalah guru, itu sebabnya kalau di NTB disebut Tuan Guru. Untuk melakukan perbaikan-perbaikan, kita membutuhkan guru, secara bersama-sama," jelas Kiai Ma'ruf Amin.

Terkait Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT), Wapres RI Kiai Ma'ruf Amin menegaskan jangan sampai mendapatkan legimitasi dari negara. Namun sebaliknya, harus diatur dalam Undang-undang melalui DPR, ketika sudah ada aturannya, sebagai negara hukum tentunya akan lebih mudah melakukan eksekusi bagi yang melanggarnya.

Setali tiga uang dengan Wakil Presiden RI, Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Prof DR KH Asep Saifuddin Chalim, MA menolak LGBT dengan tegas.

"Sapi itu lebih mulia daripada perilaku LBGT. Kenapa? Karena tidak ada sapi yang LGBT," ungkap Kiai Asep mengutip pernyataan Wakil Ketua PBNU, KH. Anwar Iskandar (Gus War), yang mengatakan bahwa sapi lebih mulia dari pelaku-pelaku LGBT.

Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim mendampingi Wapres RI

Lebih lanjut Kiai Asep mengatakan, oleh karena itu, terhadap LGBT sudah seharusnya PBNU bersikap tegas. Tapi seandainya (PBNU) tidak bersikap tegas, biar Pergunu yang bersikap tegas.

Tak hanya itu, Kiai kaya yang terkenal dermawan ini juga menyoroti Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang menghapus 'madrasah'.

Secara terpisah, Wakil Bupati Muhammad Albarraa menyampaikan, apresiasinya atas kepedulian Wapres RI karena telah mengunjungi pondok pesantren dan institut.

"Wapres telah menyampaikan peran guru yang cukup panjang. Salah satunya adalahperan guru dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Terkait hilangnya frasa 'madrasah' ini, informasinya Pak Presiden juga belum mengetahuinya," jelas Gus Barra.

Forkopimda Jatim dan Mojokerto di ruang transit

Lebih lanjut Gus Barra mengatakan, pengukuhan pengurus PERGUNU ini didahului dengan Kongres III yang di laksanakan pada tanggal 26 - 29 Mei lalu, dan diikuti oleh 1200 pengurus dari 34 propinsi.  Kongres III Pergunu tersebut dibuka langsung oleh Ibu Gubernur Jawa Timur dan ditutup oleh Wakil Menteri Agama, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si.

Nampak hadir mendampingi Wakil Presiden RI, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol DR Nico Afinta, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc, Kadiskominfo Jawa Timur Hudiyono, Bupati Mojokerto dr Ikfina Fahmawati, Wakil Bupati Mojokerto. (ADV)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Hadiri Pengukuhan Pimpinan Pusat Pergunu, Wapres RI KH Ma'ruf Amin : Masa Depan Bangsa di Tangan Guru

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT