Rabu, 07 Desember 2022
Peristiwa Nasional

Jerit Tangis Petani Jember Terkait Pupuk, Demo Tunggal Ngontel Sepeda 10 Km Dilakukan

profile
Rochul

10 Agustus 2022 19:25

517 dilihat
Jerit Tangis Petani Jember Terkait Pupuk, Demo Tunggal Ngontel Sepeda 10 Km Dilakukan
Jumantoro Saat Lakukan Demo Tunggal di Jember. (SJP)

JEMBER - Jumantoro Petani asal Kecamatan Jelbuk, menggelar aksi demo tunggal ke Gedung DPRD Jember, Rabu (10/8/2022) siang. 

Ia mengayuh sepeda miliknya dari rumah ke Gedung DPRD Jember, sejauh kurang lebih 10 Km.

Jumantoro membawa sekarung pupuk non subsidi untuk diserahkan kepada anggota DPRD Jember. Aksi itu sebagai bentuk protes kepada pemerintah, dengan adanya pembatasan pupuk bersubsidi.

“Hari ini saya sebagai petani, naik sepeda ontel dari rumah ke DPRD, untuk titip pesan bagi pak Presiden dan wakil rakyat dipusat. Bahwa dengan adanya kebijakan pencabutan pupuk subsidi menjadi kado istimewa bagi petani di HUT ke 77 RI. Bukan petani semakin berdaya, tapi petani semakin menderita,” kata Jumantoro.

Jumantoro menjelaskan, dengan adanya pembatasan pupuk subsidi. Membuatnya berinisiatif untuk melakukan aksi demo tunggal itu.

“Karena dengan kondisi petani saat ini, hidup tak mau matipun segan. Dengan cuaca ekstrem dan lain sebagainya, ditambah aturan Permentan Nomor 10 tahun 2022 ini. Dari 70 komoditi (pupuk subsidi). Hanya sembilan yang disubsidi. Bahkan Za yang dibutuhkan tembakau rakyat dan hortikultura dicabut. Hanya tinggal UREA dan NPK,” katanya.

“Sehingga sebagai simbol  (bentuk protes), saya serahkan pupuk non subsidi dari petani ini kepada anggota dewan,” sambungnya.

Sebagai bagian bentuk aksi demo tunggal yang dilakukan, lanjut pria yang juga Ketua HKTI Jember ini, selain aksi tunggal bersepeda ke Gedung Dewan, juga dilanjutkan dengan menyerahkan satu karung pupuk subsidi.

“Ini sebagai pesan bagaimana kondisi petani saat ini yang dalam situasi tidak baik-baik saja. Ada 10 Kg pupuk yang saya serahkan ini. Ini adalah perjuangan kami dan supaya presiden riil melihat. Bahwa petani sekarang ini butuh kebijakan untuk petani. Bukan kepentingan pada siapa-siapa,” ulasnya.

Lebih lanjut Jumantoro juga menjelaskan, pentingnya subsidi pupuk sangat penting untuk pertanian.

“Subsidi pupuk yang tidak sampai Rp 100 Triliun dibandingkan subsidi untuk BBM Rp 500 Triliun lebih, tidak ada artinya. Sedangkan petani salah satu penyangga negara, tapi kurang diperhatikan pemerintah. Kalau salah satu tiang ini ambruk, maka tunggu saja negara ini ambruk,” ungkapnya.

Dari aksi yang dilakukan, Jumantoro juga menegaskan, jika pihaknya juga mewakili keluhan dari seluruh petani di Jember.

“Ada ribuan petani yang merasa protes. Aksi ini (demo tunggal), adalah embrio tunggal dan jika tidak ada perhatian. Maka akan kirab ribuan petani lainnya. Ini peringatan agar lebih peduli kepada nasib petani,” tegasnya.

Menanggapi aksi demo tunggal itu, Ketua Komisi B DPRD Jember Siswono menerima aksi protes terkait penyerahan pupuk non subsidi dari Jumantoro.

Menurut Siswono, aksi protes yang dilakukan petani adalah bentuk keprihatinan. Perlu perhatian dari pemerintah daerah, untuk ikut memperhatikan keluhan dari petani.

“Terlebih lagi Kementan yang menerbitkan e-RDKK terkait persoalan petani tembakau dan palawija. Tiba-tiba dalam proses perjalanan setengah semester, ada pemotongan (subsidi) tanpa syarat. Bahkan tidak ada sosialisasi, soal kebijakan pencabutan subsidi ini,” kata Siswono.

Oleh karena itu dengan adanya persoalan ini, menurutnya, menjadi beban pemerintah. 

“Saya berharap bupati agar memberikan ruang, agar Pemkab hadir menalangi kekurangan dari pupuk subsidi ini, tentunya dengan APBD. Jangan kemudian, berdalih hal ini sebagai kebijakan sosial,” tegasnya.

Namun demikian, lanjut legislator dari Gerindra ini, dengan adanya pesan agar bisa disampaikan kepada pemerintah pusat. 

“Tentunya kita sudah berkoordinasi dengan wakil rakyat kami di tingkat nasional. Nantinya terkait persoalan Pupuk Subsidi ini akan dibahas juga dalam rakernas Partai Gerindra,” pungkasnya. (Ulum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Jerit Tangis Petani Jember Terkait Pupuk, Demo Tunggal Ngontel Sepeda 10 Km Dilakukan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT