Kamis, 11 Agustus 2022
Peristiwa Nasional

Kantongi Izin Kegiatan di GOR Jember, Ada Penolakan Izin Konser Attaki Pun Dicabut

profile
Rochul

23 Juli 2022 14:44

422 dilihat
Kantongi Izin Kegiatan di GOR Jember, Ada Penolakan Izin Konser Attaki Pun Dicabut
Konser Hanan Attaki jika tetap mendapatkan penolakan, izin akan dicabut. (SJP)

JEMBER - Menanggapi keberatan dan penolakan Ustaz Hanan Attaki untuk melakukan ceramah di Jember, dalam acara bertajuk Konser Langit. Panitia Majelis Gaul Jember, mengaku siap untuk pindah lokasi ceramah.

Namun diungkapkan Ketua Panitia Majelis Gaul Jember Ustaz Hutri Agus Prayudo, sebelum adanya penolakan, pihaknya sudah mengurus izin kegiatan acara ke Pemkab Jember. 

"Izin itu sudah kami lakukan Insyaallah kalau tidak salah dua bulan lalu. Saat itu kita mengetahui ada kegiatan Porprov, jadi kita berupaya untuk tetap mengikuti proses perizinan. Kemudian kita ke Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Jember, untuk urus izin lokasi di GOR PKSPO Jember. Alhamdulillah dapat izin dan ada suratnya. Kita mengeluarkan biaya retribusi kegiatan, dan mengikuti proses izin sesuai aturan," kata Ustaz Hutri saat dikonfirmasi di Masjid Al Mubarok Gumuk Kerang Indah, Sumbersari, Jember, Sabtu (23/7/2022).

Namun setelah izin dikantongi olehnya, kata Ustaz Hutri, diakui ada penolakan dan keberatan dari Pemkab Jember. 

"Yang prosesnya itu disampaikan lewat acara audiensi di Kantor Pemkab, yang juga dihadiri Pak Wabup. Alhamdulillah kami terima dengan lapang dada. Kami tidak dendam dan tidak melawan. Tidak benar jika kami (panitia) menghindar," ujarnya.

"Kami selaku generasi muda Indonesia, akan tetap fokus mempersembahkan kebaikan untuk siapapun. Karena ya itu, memang sejak awal azas kami, cinta dan ketulusan," sambungnya.

Terkait lokasi acara ceramah yang akan dipindah, lanjutnya, pihak panitia masih melakukan rapat.

"Panitia tetap menyelenggarakan, tetapi bergeser tempat tidak sebagaimana konsep awal. Tetapi dilakukan penyesuaian yang kondusif. Itu intinya tadi. Tetap berjalan, tapi dilakukan penyesuaian. Mungkin melipir sedikit (jauh) dari Jember," katanya.

Untuk proses pemindahan lokasi acara dan teknis pelaksanaan ceramah, lanjut Ustaz Hutri, masih dibahas panitia.

"Ini masih dirapatkan, dengan panitia dan dengan tim pusat timnya UH (Ustaz Hanan Attaki). Untuk melakukan matching bagi dari segi tempat, tanggal (pelaksanaan), dan lain-lain," sambungnya.

Terpisah, Kepala Dispora Jember Murdiyanto membenarkan terkait adanya izin yang diberikan, untuk menggunakan GOR PKSPO Jember sebagai lokasi acara dari Konser Langit itu.

"Betul memang sudah ada  izin dari kita. Dengan pertimbangan saat itu, venue kita kosong dan tidak ada kegiatan. Maka kita izinkan, toh yang pakai juga (pihak panitia) kan masyarakat Jember toh. Tidak masalah," kata Murdiyanto saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

"Tentunya dengan ketentuan tetap berlaku, untuk mematuhi keamanan, ketertiban dan kebersihan di lokasi acara," sambungnya.

Namun setelah kemudian muncul polemik soal adanya penolakan dan keberatan untuk kegiatan acara tersebut. Kemudian dibahas melalui kegiatan Audiensi di Kantor Pemkab Jember bersama Wabup Muhammad Balya Firjaun Barlaman, Kamis (21/7) kemarin. Maka izin penggunaan GOR itupun dicabut.

"Kemudian, justru ada hal yang kami tidak paham. Dengan munculnya polemik. Yang kami rapatkan itu, dengan dihadiri bapak wakil bupati. Jika ada penolakan (keberatan) dari elemen masyarakat yang disampaikan kepada Bapak Bupati. Yang ada penolakan, agar (ceramah Ustaz Hanan Attaki) tidak diadakan di Jember. Bukan panitianya yang ditolak, tapi karena faktor nara sumber (penceramah). Jadi ada beberapa elemen masyarakat, (merasa) kurang pas jika beliau (penceramah) di Jember," ulasnya.

Adanya penolakan itu, kata Murdiyanto, sebagai langkah antisipasi.

"Apalagi masyarakat Jember religius, juga sebagai langkah antisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi oleh karena itu, maka pemerintah mengambil (jalan) tengah-tengah. Engkok lek dilaksanakan bagaimana, kalau tidak bagaimana," katanya.

"Namun Alhamdulillah, panitia dengan besar hati. Panitia menyatakan, dengan sportif memang ingin menjaga kondusifitas Jember. Agar kebersamaan ini, yang dapat diacungi jempol. Hal ini luar biasa, terjadilah dialog yang gayeng, dan mendapat solusi yang baik bersama. Untuk konser dengan pembicara Hanan Attaki dibatalkan di Jember," bebernya.

Terkait adanya uang retribusi untuk penggunaan GOR PKSPO Jember itu, kata Murdiyanto, juga dibenarkan ada oleh pihaknya.

"Untuk uang retribusi yang dibayarkan, juga dikembalikan (kepada panitia). Setelah kita komunikasikan, dan teman-teman yang membidangi untuk dikembalikan," ucapnya.

Terkait lokasi acara dipindah, apakah Dispora mengetahui hal itu?

"Untuk lokasi acara yang pindah tidak jadi di GOR PKSPO, tidak tahu saya (tempat acara yang baru). Karena tidak sampai ke sana informasi yang saya terima," pungkasnya.(Lum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kantongi Izin Kegiatan di GOR Jember, Ada Penolakan Izin Konser Attaki Pun Dicabut

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT