Selasa, 17 Mei 2022
Peristiwa Nasional

Korban Kekerasan Seksual Anak Cari Keadilan, Komnas PA Desa Polresta Sidoarjo Tetapkan Tersangka

profile
Krisna

27 Oktober 2021 22:24

1.3k dilihat
Korban Kekerasan Seksual Anak Cari Keadilan, Komnas PA Desa Polresta Sidoarjo Tetapkan Tersangka
Arist Merdeka Sirait saat wawancara di Polda Jatim (istimewa)

SIDOARJO - Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait uka suara soal dugaan kekerasan seksual kepada anak oleh ayah kandungnya sendiri. Korban yang diketahui berusia 9 tahun, diduga menjadi objek kekerasan seksual oleh Tamyizul Ilmi (45).

Arist menilai, apa yang dilakukan oleh pelaku bernama Tamyizul Ilmi (45), merupakan kejahatan seksual luar biasa dan khusus.  Oleh sebab itu, berdasarkan ketentuan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu Nomor  O1 tahun 2016 mengenai perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, pelaku dapat diancam dengan pidana kurungan minimal 10 tahun dan maksimal 20 tahun.

Menurutnya, pelaku juga bisa ditambahkan sepertiga dari pidana pokok, karena dilakukan oleh orang tua kandung yang seharusnya memberikan perlindungan bagi anaknya, dengan demikian ancaman ditambahkan sepertiga dari pidana pokoknya adalah merupakan bentuk rasa keadilan bagi korban, sehingga penerapan hukum sungguh-sungguh membuat efek jera bagi para predator kejahatan seksual.

"Atas peristiwa ini dan demi keadilan bagi korban, Komnas Perlindungan Anak mendesak Kapolres Sidoarjo untuk segera menangkap dan menahan pelaku," ujarnya.

Komnas PA pun terus mendorong proses hukum dan terapi pemulihan psikis terhadap trauma korban, Arist menyebut pihaknya telah membetuk tim advokasi dan rehabilitasi sosial anak.

"Saya sudah minta kantor perwakilan Komnas Perlindungan Anak Kota Surabaya untuk menindaklanjuti kasus kejahatan seksual ini," tukasnya.

Kasus ini kembali muncul setelah ibu kandung korban menjelaskan belum ada penetapan status hukum terhadap terduga pelaku kejahatan seksual kepada anaknya. Selama enam bulan berlalu Alinda widayani ibu rumah tangga asal Jabon Sidoarjo, selaku ibu korban belum mendapatkan keadilan, atas tindakan kekerasan terhadap putrinya yang dilakukan Tamyizul Iham 45 tahun, mantan suaminya terhadap Bunga (9) buah hatinya.

Peristiwa itu masih jelas membekas dan tidak pernah terlupakan sepanjang hidup  Alinda, ibu korban mulai memberanikan diri menyampaikan kasus kejahatan seksual yang dialami putrinya, untuk mendapatkan keadilan melalui unggahan di media sosial Facebook.

Pada unggahannya ibu korban mengeluhkan, kinerja kepolisian Polresta Sidoarjo yang belum menetapkan mantan suami sebagai tersangka atas tindakan kekerasan seksual terhadap anak buah hatinya itu. Unggahan ibu korban media sosial akhirnya menuai banyak komentar dari warganet.

Beberapa warganet menyarankan agar ibu korban melaporkan kejadian tersebut kepada Polda Jawa Timur, jika kepolisian setempat dalam hal ini Polresta Sidoarjo tidak menindaklanjuti laporan yang ia lakukan 6 bulan yang lalu.

Selain kekerasan seksual terhadap putri kandungnya itu, Tamyzul Ilham juga melakukan kekerasan fisik, yang mengakibatkan gendang telinga korban pecah dan gegar otak. Alinda ibu korban menjelaskan, bahwa awal kejadian bermula ketika dirinya hendak menghitankan anak laki-lakinya yang tak lain kakak dari sang adik bunga 9 tahun.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Korban Kekerasan Seksual Anak Cari Keadilan, Komnas PA Desa Polresta Sidoarjo Tetapkan Tersangka

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT