Minggu, 22 Mei 2022
Peristiwa Nasional

KPK Serahkan Empat Bidang Tanah Rampasan Kasus Korupsi Fuad Amin Ke Pemkab Bangkalan

profile
Doi

25 Maret 2022 07:38

130 dilihat
KPK Serahkan Empat Bidang Tanah Rampasan Kasus Korupsi Fuad Amin Ke Pemkab Bangkalan
Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron Saat Menerima Aset Sitaan Negara Berupa 4 Bidang Tanah, di Gedung Merah Putih Jakarta, Kamis (24/3/2022). (istimewa)

SURABAYA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan aset rampasan negara hasil tindak pidana korupsi yang dilakukan terpidana eks Bupati Bangkalan alm Fuad Amin ke Pemkab Bangkalan. 

Dalam keterangan resminya, KPK menyebutkan khusus pemkab Bangkalan menerima 4 bidang tanah dengan nilai Rp 16.23 miliar melalui penetapan status penggunaan (PSP) di Gedung Merah Putih Jakarta, Kamis (24/3/2022) kemarin. 

Serah terima langsung dilakukan oleh ketua KPK Firli Bahuri kepada Bupati Bangkalam Rk Abdul Latif Amin Imron. 

Kepala Bidang (Kabid) Administrasi Aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan, Abdus Sjahid mengatakan, bahwa 4 bidang tanah tersebut berada Kelurahan Mlajah dan akan dicatat sebagai aset Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

"1 bidang di belakang Kantor PKB, 1 bidang berada Perumahan Nilam, 2 bidang lagi ada di Kampung Kusuma Derpah," kata dia saat kepada Suarajatimpost.com, Jumat (25/3/2022). 

Sjahid menjelaskan, 4 Bidang tanah tersebut akan dimaksimlkan oleh Pemkab Bangkalan yang sudah direncanakan dari sebelumnya. 

Sebab secara kebutuhan, saat ini ada 4 OPD yang saat ini membutuhkan lahan untuk pengembangan layanan yaitu  Dinas Sosial, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian dan Dinas Perpustakaan dan Arsip.

"Sesuai dengan yang kita ajukan diawal, untuk rumah singgah Dinsos, untuk Gedung Arsip dan Laboratorium Pertanian serta Peternakan," ungkap dia. 

Mengenai total luas 4 bidang tanah yang terpisah lokasinya itu, Sjahid mengaku mencapai 4 hektar. 

"Diterima langsung sama Pak Bupati, yang ikut mendampingi beliau ke Jakarta, dari bagian Humas Pemkab dan saya sendiri, karena undangannya memang terbatas," papar dia. 

Didalam keterangan resminya. Deputi Penindakan KPK Karyoto dijelaskan, bahwa saat lembaganya telah menyerahkan 4 aset rampasan kepada 4 instansi pemerintah lainnya, yaitu Pemkab Bangkalan, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), dan Tapanuli Utara.

Adapaun rinciannya, KPK telah menyerahkan aset berupa 8 unit kendaraan mobil dengan nilai Rp 630 juta kepada Kemenkumham,  Kemudian Kementerian ATR/BPN mendapatkan satu bidang tanah di Kabupaten Cianjur dengan nilai Rp 574 juta.

Selanjutnya, Pemerintah Tapanuli Utara menerima aset berupa tanah dan bangunan di Kabupaten Bekasi dengan nilai Rp 6,83 miliar. Kemudian Pemerintah Kabupaten Bangkalan KPK menyerahkan aset berupa 4 bidang tanah di Kabupaten Bangkalan. 

Semuanya berasal dari Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terpidana Fuad Amin eks Bupati Bangkalan, Luthfi Hasan Ishaaq, serta M. Nazaruddin yang sudah berkekuatan hukum tetap. 

Total 4 harta sitaan itu senilai  Rp 24,27 miliar melalui penetapan status penggunaan (PSP) dan hibah.

"Pelaksanaan hibah aset hasil rampasan penanganan tindak pidana korupsi oleh KPK ini merupakan wujud penegakan hukum yang memberikan efek jera bagi para pelakunya, sekaligus upaya pemulihan keuangan Negara secara optimal melalui asset recovery," tutur Karyoto. (Doi/Mal)

Tags
Anda Sedang Membaca:

KPK Serahkan Empat Bidang Tanah Rampasan Kasus Korupsi Fuad Amin Ke Pemkab Bangkalan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT