Sabtu, 21 Mei 2022
Peristiwa Nasional

Mafia Minyak Goreng Jadi Sorotan Ketua Fraksi Gerindra Jatim

profile
Rochul

28 Maret 2022 11:53

354 dilihat
Mafia Minyak Goreng Jadi Sorotan Ketua Fraksi Gerindra Jatim
Gerindra soroti mafia minyak goreng. (Suara Jatim Post)

JEMBER – Menyeruaknya dugaan mafia minyak goreng yang sempat muncul dipermukaan karena stok minyak goreng curah yang sudah disubsidi oleh pemerintah kini membuat sejumlah pihak ambil suara. 

Hal itu membuat salah satunya dari anggota komisi C DPRD Provinsi jawa timur  angkat bicara.Ketua Fraksi Gerindra Mohamad fawait, SE Msc, Saat menghadiri kegiatan Haflatul imtihan di pondok pesantren nurul chotib al qodiri 4 jember, minggu malam (27/03/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Gus fawait sapaan akrab beliau mengatakan bahwa sikap dari dprd jawa timur sudah jelas terkait dugaan mafia minyak goreng yang akan terus ditelusuri, mengingat hal tersebut sangat merugikan masyarakst dari semua kalangan.

Hal tersebut yang paling berdampak kentara yaitu khususnya pelaku UMKM yang setiap hari membutuhkan minyak goreng.

“saya prihatin sebagai wakil rakyat terkait minyak goreng, kita harus pikirkan dan cermati Bersama alur minyak goreng mulai hulu sampai hilir. Indonesia merupakan penghasil sawit terbesar di dunia tetapi minyak goreng justru langka di Indonesia itu kan sangat tidak masuk akal,"  kata Fawait.

Khusus di jawa timur, pihaknya akan menggandeng APH (aparat penegak hukum) untuk mencari beberapa titik kelangkaan minyak goreng dan penyebab kelangkaan tersebut.

Dirinya juga akan Bersama pemerintah provinsi untuk mengadakan operasi pasar selama bulan Ramadhan dan memastikan stok minyak goreng selama bulan Ramadhan aman dan hal itu juga diikuti dengan kebutuhan sembako lain.

“selama bulan Ramadhan gubernur Bersama dprd provinsi akan menggelar operasi pasar minyak goreng dengan harga murah, pihaknya juga akan mengawasi beberapa distributor minyak goreng, jangan sampai momen Ramadhan dan hari raya idul fitri dimanfaatkan oleh oknum nakal yang menaikkan harga minyak goreng yang sudah naik,” tutup Gus fawait.

Selain penekanan terhadap minyak goreng yang mulai langka, Gus Fawait juga menyoroti terkait adanya usulan masa jabatan kepala desa yang diusulkan dari enam tahun menjadi delapan tahun, semua hal tersebut harus melalui kajian kajian dan manfaat Bersama.

"Apapun usulan boleh di ajukan, yang terpenting tidak menabrak aturan dan itu perlu kajian khusus mulai dari pemerintah dan juga segala pakar didalam semua lembaga," tutupnya.(Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Mafia Minyak Goreng Jadi Sorotan Ketua Fraksi Gerindra Jatim

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT