Senin, 28 November 2022
Peristiwa Nasional

Potensi Likuifaksi, BPBD Jember Tekankan Masyarakat Untuk Mitigasi Bencana

profile
Rochul

12 Oktober 2022 11:12

558 dilihat
Potensi Likuifaksi, BPBD Jember Tekankan Masyarakat Untuk Mitigasi Bencana
Pemetaan Mitigasi Bencana Jawa Timur.

JEMBER - Potensi besar Likuifaksi atau pencairan tanah berpotensi pemetaan tiga daerah Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim menyebutkan, potensi likuifaksi terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang, Jember, serta Banyuwangi.

Menanggapi dan menyikapi informasi yang disampaikan oleh BPBD Provinsi Jawa Timur itu ahirnya disampaikan oleh Sekretaris BPBD Jember Heru Widagdo.

Untuk gambaran peta terkait potensi likuifaksi di wilayah Jember. Yang masuk wilayah zona merah berada di wilayah selatan Kabupaten Jember.

“Wilayah selatan itu, dari analisa kami. Meliputi Kecamatan Jombang, Puger, Gumukmas, Kencong, dan Ambulu,” kata Heru, Rabu (12/10/2022) malam.

Namun demikian, potensi bencana yang juga akrab dikenal dengan tanah amblas itu. Kata Heru, tidak kemudian harus membuat panik masyarakat juga.

“Dengan adanya informasi itu (potensi Likuifaksi), tidak kemudian harus membuat panik, atau pasti terjadi. Meskipun potensi itu ada. Jadi perlu dipahami juga oleh masyarakat dan masyarakat juga harus tahu penangulangan dini,” katanya.

Dengan adanya potensi likuifaksi ini, lanjut Heru, maka upaya yang perlu dilakukan dan dipahami masyarakat. Adalah bagaimana memahami mitigasi bencana.

“Mitigasi bencana ini juga tidak kemudian struktural sifatnya, tapi juga non struktural yang juga penting. Maknanya apa non stuktural, yakni dengan memberikan sosialisasi atau pemahaman tentang bagaimana meminimalisir adanya dari dampak bencana yang potensi terjadi itu,” bebernya.

Terkait wilayah yang berpotensi likuifaksi ini, Heru juga mengingatkan, sama halnya dengan potensi terjadinya tsunami.

“Karena lokasinya juga sama. Untuk wilayah potensi likuifaksi ini. Dari peta yang kami terima. Masuk dalam wilayah zona merah,” ucapnya.

Heru menjelaskan, adanya potensi likuifaksi ini. Adalah karena naiknya air dalam tanah sehingga menyebabkan pergeseran dari tanah. 

“Ya yang mungkin kalau dari analisa saya, yakni dari jenis tanahnya. Apakah mungkin berpasir atau kondisi tekstur tanahnya. Sehingga membuatnya menjadi bergerak. Seperti yang terjadi kasus serupa yakni (gempa) di Palu,” jelasnya.(Lum)

Publisher : Syahrul

Tags
Anda Sedang Membaca:

Potensi Likuifaksi, BPBD Jember Tekankan Masyarakat Untuk Mitigasi Bencana

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT