Senin, 27 Juni 2022
Peristiwa Nasional

Resmikan Kawasan Green Technology dan Inovasi di Mojokerto, Begini Kata Puan Maharani

profile
Andy

16 Juni 2022 19:35

456 dilihat
Resmikan Kawasan Green Technology dan Inovasi di Mojokerto, Begini Kata Puan Maharani
Peresmian Kawasan Green Technology dan Inovasi oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani. (SJP)

MOJOKERTO - Ketua DPR RI Puan Maharani bertandang ke Bumi Majapahit, Kabupaten Mojokerto, Kamis (16/6/2022) pagi.

Dalam kunjungannya tersebut, Ketua DPR RI asal PDIP tersebut meresmikan Kawasan Green Technology dan Inovasi PDI Perjuangan di desa Karangdiyeng, Kecamatan Kuturejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (16/6/2022) pagi. 

Puan Maharani meninjau budidaya maggot untuk pakan ikan, budidaya ikan lele dan nila, serta rumah pengolahan sampah plastik.

Putri mantan Presiden Indonesia Megawati Soekarno Putri ini juga berdialog dengan para pemulung di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yang bergabung dalam paguyupan pemulung MSP (Masyarakat Sejahterakan Petani). 

Ketua DPRD RI Puan Maharani

"Tadi saya sudah menyaksikan apa yang dilakukan di TPA Karangdiyeng, saya tidak menyangka ada budidaya maggot, tidak bau, tidak terasa sebelahnya ada TPA," ungkap Puan. 

Dalam kesempatan itu juga puan memberikan bantuan dana untuk MSP sebesar 50 juta serta 25 unit traktor, dan 25 unit pompa air. 

"Jadi saya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan di kawasan ini, yang berkolaborasi dengan TPA Karangdiyeng semoga tempat ini bermanfaat bagi kita semua, bukan hanya untuk menyejahterakan warga tetapi juga menyelamatkan lingkungan dan tempat tinggal rakyat," kata mbak Puan, sapaan akrab Ketua DPR RI itu. 

Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Anggota DPR RIMindo Sianipar

Puan juga mengapresiasi pengolahan sampah plastik oleh MSP sebagai bahan baku pembuatan paving yang disebut bisa awet hingga 5 tahun. 

"Seperti yang sama sama kita ketahui sampah plastik itu kan susah diurai, bisa ribuan tahun, tadi saya diperlihatkan sampah plastik yang sudah diproses bisa jadi paving blok," ujar Puan. 

Puan Maharani dalam kesempatan tersebut juga berharap pemda Mojokerto menjaga kelestarian lingkungan dari dampak buruk penggalian pasir galian C. 

"Harus dijaga lingkungan ini supaya lingkungannya hijau, jangan sampai kawasan ini nantinya habis, akhirnya kita sendiri yang berdiri sedangkan lainnya menjadi jurang akibat aktivitas pengambilan pasir galian C. Pekerja disini tadinya petani namun karena tanahnya menjadi jurang diambil galian pasir, ini perlu komitmen dari Pemda, forkopimda yang ada di sini untuk bisa menjaga kelestarian lingkungan, jangan sampai lama-lama kawasan itu menjadi kawasan yang tidak bermanfaat," pinta Puan. 

Sementara itu salah satu anggota MSP, Kustiyah mengaku senang bisa berdialog dengan Ketua DPR RI. Kesehariannya Kustiyah mengais rejeki dari sampah di TPA Karangdiyeng. Ia memilah sampah plastik, kertas, besi untuk dijual n kembali ke pengepul.

"Kalau plastik putih (harga) perkilo Rp 1500, paling mahal almini tembaga, perhari bisa mendapatkan uang Rp 40 ribu borongan (beberapa pekerja)," ujar Kustiyah. 

Anggota MSP sendiri terdiri dari 51 orang. Dalam kesempatan itu mereka meminta dibantu beberapa fasilitas seperti sepatu, MCK, mushola, tempat istirahat. 

"Sangat senang sekali, semoga bisa terbantu," kata Kustiyah yang senang bisa bertemu dan berdialog dengan ketua DPR RI.

Turut hadir mendampingi Ketua DPR RI, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarra, sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan termasuk Mindo Sianipar, Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, serta Kajari Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono. (Andy)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Resmikan Kawasan Green Technology dan Inovasi di Mojokerto, Begini Kata Puan Maharani

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT