Selasa, 24 Mei 2022
Peristiwa Nasional

Ribuan Driver Ojol Kepung Kantor Dishub Jatim Suarakan 4 Tuntutan

profile
Doi

24 Maret 2022 16:17

640 dilihat
Ribuan Driver Ojol Kepung Kantor Dishub Jatim Suarakan 4 Tuntutan
4 Tuntutan disampaikan ribuan driver ojol di kantor Dishub Jatim. (Suara Jatim Post)

SURABAYA - Sebanyak 24 ribu driver online yang tergabung dalam 'Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal' (FRONTAL) Jawa Timur  melakukan aksi turun jalan di Kantor Dishub Jatim, Kamis (24/3/2022). 

Dalam aksi demo hari ini bertajuk 'Reuni Akbar FRONTAL Jawa Timur' memiliki empat tuntutan, yaitu menghadirkan Menteri Perhubungan atau diwakili Dirjen Perhubungan Darat di Surabaya saat aksi untuk implementasi PM 12 dan KP 348. 

"Hadirkan aplikator pusat pemegang keputusan untuk dapat merubah tarif yakni tarif nett atau bersih yang diterima driver selaku mitra. Kemudian Evaluasi biaya tambahan yang diberlakukan oleh aplikasi saat ini," ucap Daniel Lukas Rorong selaku Humas Frontal. 

Poin ke Empat tuntutannya yaitu, mendorong pemerintah untuk meninjau dan menindak aplikasi baru yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. 

Sementara itu Ketua Presidium Frontal Jawa Timur, Tito Achmad menjelaskan bahwa empat poin tuntutan tersebut tengah disuarakan dan diperjuangkan dalam aksinya. 

"Karena kenyataannya, tarif bersih yang diterima oleh rekan-rekan ojek online (ojol) saat ini hanya Rp. 6.400, bahkan ada aplikasi baru yang menerapkan tarif dibawah itu," keluh dia.

Tentu saja, lanjut Tito, hal ini tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui PM 12 dan KP 348," ujarnya dia. 

Lebih lanjut, Tito meminta agar ada evaluasi biaya tambahan yang diberlakukan oleh aplikasi saat ini, yang tentu saja memberatkan customer dan juga mitra.

"Untuk itu, kami menuntut pada Menteri Perhubungan atau diwakili Dirjen Perhubungan Darat untuk bisa hadir pada saat aksi kami agar bisa melihat langsung kenyataan di lapangan," harapnya.

Tito mendesak agar Dishub Jatim mengimplementasikan aturan yang sudah dibuat dan menindak tegas pihak aplikator nakal yang tidak patuh pada PM 12 dan KP 348 khususnya perihal tarif, Alhamdulillah tadi hadir, " tegas dia. 

Adapun terkait pihak aplikator, Tito berharap kehadiran pemegang keputusan dari pusat agar bisa merubah tarif menjadi tarif nett atau bersih yang diterima driver selaku mitra. Serta mengevaluasi biaya tambahan yang diberlakukan oleh aplikasi saat ini.

"Mediasi kami tadi, sudah ada titik temu dari tuntutan-tuntutan kami dapat dipenuhi. Pak Dirjenhubdar akan membawa aspirasi ini ke pusat," papar dia. 

Aksi Frontal dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan titik kumpul di frontage Jalan Ahmad Yani Depan Kantor Dinas Perhubungan. 

Kemudian massa aksi sempat melakukan long march yang rencananya akan mendatangi langsung kantor aplikator yang berada di Surabaya. 

Namun setelah berjalan sekitar 2 kilo meter pihak korlap mendapatkan kabar bahwa Dirjenhubdar sudah ada di kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur. 

"Kami tadi sempat konvoi tapi kami balik lagi karena tuntutan kita salag satunya dipenuhi yaitu pak Dirjenhubdar didatangkan langsung," ucap Tito. 

Aksi jilid dua kali diikuti oleh ojol dari berbagai daerah yaitu Gresik, Lamongan, Tuban, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, Pasuruan, Jember bahkan ada juga yang berasal dari Banyuwangi.

"Perwakilan dari daerah itu hadir ikut mendukung aksi ini, kami ucapkan terima kasih kepada semuanya," pungkas dia. (Doi/Mal)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Ribuan Driver Ojol Kepung Kantor Dishub Jatim Suarakan 4 Tuntutan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT