Jumat, 03 Februari 2023
Peristiwa Nasional

Terduga Pelaku Judi Togel Diamankan Polres Mojokerto Kota, Komisinya untuk Jajan

profile
Andy

26 Agustus 2022 09:12

586 dilihat
Terduga Pelaku Judi Togel Diamankan Polres Mojokerto Kota, Komisinya untuk Jajan
Ketika ditanya Kapolres, terduga pengecer judi online ini mengaku komisi uang judi online. (SJP)

KOTA MOJOKERTO - Atensi Kapolri dan Kapolda Jatim, Polres Mojokerto Kota berhasil membekuk 2 terduga pelaku judi togel di Dusun Rembu Lor, Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Rabu 17 Agustus 2022 lalu.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Wiwit Adisatria menyampaikan, ungkap kasus tindak pidana judi togel sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 303 ayat (1) ke-1e, 2e KUHP Jo UU No. 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian.

"Pasal 303 ayat (1) ke-1e, 2e KUHP Jo UU No. 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian, dengan hukuman penjara selama-lamanya sepuluh tahun atau denda sebanyak-banyaknya dua puluh lima juta rupiah dihukum barangsiapa dengan tidak berhak, 1e. menuntut pencaharian dengan jalan sengaja mengadakan atau memberi kesempatan untuk main judi, atau sengaja turut campur dalam perusahaan main judi; 2e. sengaja mengadakan atau memberi kesempatan untuk main judi kepada umum, atau sengaja turut campur dalam perusahaan untuk itu, biarpun ada atau tidak ada perjanjiannya atau caranya apa jugapun untuk memakai kesempatan itu," ungkap AKBP Wiwit Adisatria.

Lebih lanjut, AKBP Wiwit mengatakan, terduga pelaku bermainan judi togel tersebut diadakan dengan cara untuk mengharap untung-untungan dengan menebak angka dengan taruhan uang.

Apabila nomor yang ditebak tersebut keluar maka akan mendapat keuntungan / kemenangan yaitu untuk menebak dengan taruhan Rp. 1.000,- menebak 2 angka mendapat Rp. 60.000,- dan untuk menebak 3 angka mendapatkan Rp. 300.000,- dan kalau 4 angka mendapatkan Rp 2.000.000.

"Jenis togelnya ini kalau dilihat dari modus operandinya masuk judi konvensional, namun kalau dilihat dari barang bukti yang diamankan ini, dia sudah menggunakan handphone. Jadi dalam memesan judi ini sudah online. Kedua terduga pelaku judi togel ini sudah beroperasi selama tiga bulan," jelasnya.

Menurutnya, sesuai atensi bapak Kapolri dan Kapolda. Pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk perjudian. Baik, judi yang di darat maupun judi online, Polres Mojokerto Kota akan berantas semua, karena ini merugikan masyarakat.

"Kedua Pelaku yang sama-sama berinisial S ini berasal dari kabupaten Mojokerto. Bertindak sebagai pengepul S (66) dan S (23). Sehari, pengepul bisa mengumpulkan Rp 957.000, sedangkan pengecer sehari bisa menyetor hingga Rp 250.000, pengecernya ada 5, jadi sebulan bisa Rp. 1.250.000. Sehari, pengecer togel bisa mendapatkan komisi Rp 25.000 dari Rp. 100.000 yang ia dapatkan," tuturnya.

Ketika ditanya Kapolres, pengecer S (23) mengaku uang komisi yang ia dapatkan, dipergunakan untuk jajan. "Buat jajan Pak," ungkap S, sembari tersenyum dan ketawa lepas, seperti tanpa beban.

Perlu diketahui, barang bukti yang berhasil diamankan bersama tersangka adalah uang tunai Rp 210.000, 1 buah bolpoin hitam, 1 lembar kertas titipan pembelian nomor togel, 3 lembar kertas rekapan nomor togel, 1 unit handphone merk OPPO tipe F3 warna putih yang berisi pembelian nomor togel.

Selanjutnya, 1 unit handphone merk NOKIA model TA-174 warna hitam yang berisi pembelian nomor togel dan 1 (satu) unit HP vivo Y12 S warna biru beserta kartu SIM kartu IM3. (Andy)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Terduga Pelaku Judi Togel Diamankan Polres Mojokerto Kota, Komisinya untuk Jajan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT