Selasa, 28 Juni 2022
Politik

18 PAC PPP Kabupaten Mojokerto Siap Targetkan 10 Kursi DPRD

profile
Andy

22 Mei 2022 15:57

403 dilihat
18 PAC PPP Kabupaten Mojokerto Siap Targetkan 10 Kursi DPRD
Penyerahan SK ke Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mojokerto oleh Wakil Ketua DPW PPP Gus Adi. (Andy/SJP)

MOJOKERTO - Resmi dilantik, Minggu (22/5/2022), 18 Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mojokerto siap targetkan 10 kursi DPRD.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Mojokerto, Arif Winarko menyampaikan, hari ini pihaknya telah melantik dan mengukuhkan 18 PAC PPP se-Kabupaten Mojokerto.

"Syukur Alhamdulilah, kita sudah memenuhi target dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) bahwa tiga bulan setelah kegiatan Musrancab dan menerima Surat Keputusan (SK), kami harus menyelesaikan PAC di seluruh Kabupaten Mojokerto," ungkap Arif Winarko.

Arif Winarko bersyukur, saat ini ada yang namanya nuansa romantisme kerinduan dengan situasi masa lalu. Artinya, bahwa kader PPP  yang pernah pindah ke partai lain, syukur Alhadulilah berlabuh kembali kepada PPP.

"Ini menunjukkan PPP masih dicintai rakyat dan PAC ini terdiri dari berbagai kalangan, ada yang pengurus MWC NU ranting, ada yang kepala desa, ada yang pengusaha dan Insyaallah ini kemajemukan yang bertanda baik bahwa PPP masih dicintai rakyat," jelas Arif.

Dewan Pakar, Wakil Ketua DPW dan Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto

Lebih lanjut dikatakannya, untuk itu saya bersama PAC akan bahu-membahu bersinergi, bekerja sa sama untuk mengembalikan kejayaan PPP di Kabupaten Mojokerto ini.

Kalau melihat itu, Insyaallah lebih dari lima bahkan 10 kursi akan diperoleh pada periode 2024 nanti.

"Mudah-mudahan, kami akan melakukan roadshow lagi, sinergi dengan tokoh masyarakat bahkan seleluruh elemen masyarakat yang ada di Mojokerto dalam rangka membangun solidaritas kepengurusan kami," tandanya.

Menurutnya, untuk mencapai target perolehan 10 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto, pihaknya akan melakukan konsolidasi sekaligus meraih hati simpati para pemilih.

"Simpati pemilih ini akan kami raih dengan hati. Itu pernah dicontohkan oleh Rasulullah disaat beliau menyampaikan Islam dengan hati. Ini saya tekankan kepada pengurus kami, raihlah simpati pemilih ini dengan hati. Memang uang bisa dipakai untuk segalanya, tetapi kalau hati yang sudah terluka, uang tidak akan mampu mengobatinya," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur H Achmad Silahuddin yang mewakili Ketua DPW PPP Jawa Timur menyampaikan selamat kepada para pengurus PAC yang baru dilantik oleh DPW PPP Jawa Timur

"Dibawah kepemimpinan pak Suharso ada perubahan aturan, kalau dulu Pengurus PAC dilantik oleh Ketua DPC dan Pengurus Ranting dilantik oleh Ketua PAC, sekarang yang melantik pengurus PAC adalah dari DPW," ungkap Gus Adi, sapaan akrab Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur

Gus Adi juga mengapresiasi jajaran Pengurus DPC PPP kabupaten Mojokerto yang baru pasalnya, paska Musancab di deadline sampai lebaran harus sudah terbentuk pengurus PAC PPP di kabupaten Mojokerto.

Dalam tausiahnya, Gus Adi mengisahkan sejarah terbentuknya PPP yang terbentuk pada tanggal 5 Januari 1973, yang terbentuk dari empat gabungan partai politik (parpol) Islam, yakni Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Serikat Islam Indonesia (PSII), Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), dan Partai Muslimin Indonesia (Parmusi).

"Penggabungan keempat partai keagamaan tersebut bertujuan untuk penyederhanaan sistem kepartaian di Indonesia dalam menghadapi Pemilihan Umum pertama pada masa Orde Baru tahun 1973 oleh Presiden Soharto," ungkap Gus Adi.

Lebih lanjut dikatakannya, terkait lambang Kabah sebagai lambang PPP merupakan hasil istikharah KH Bisri Syamsuri yang juga merupakan kakek dari Presiden ke-4 Indonesia, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

PAC Kabupaten Mojokerto bersama Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto dan Wakil Ketua DPW PPP Jatim

"Beliau juga merupakan tokoh pendiri Nahdlatul Wathan (Kebangkitan Tanah Air) pada 1916, sebelum akhirnya melahirkan Nahdlatul Ulama (NU) pada 1926. Oleh karena itu, jika ada orang NU di PPP itu sudah hal yang wajar karena sesuai sejarahnya," jelasnya.

"Hingga akhir hayatnya Kiai Bisri masih menjadi Anggota DPR yang sangat disegani, Rais ‘Aam PB NU, Rais Aam Majelis Syuro DPP PPP," pungkasnya.

Nampak hadir mendampingi Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto Arif Winarko, Choirun Nisa yang mantan Wakil Bupati Mojokerto yang didapuk menjadi Dewan Pakar di pemilu 2024 Partai PPP Mojokerto semakin bekibar, serta Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur Gus Adi.

Tags
Anda Sedang Membaca:

18 PAC PPP Kabupaten Mojokerto Siap Targetkan 10 Kursi DPRD

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT