Minggu, 22 Mei 2022
Politik

Fraksi PKB Tuding Perusahaan Tebu Sebagai Biang Kerok Banjir Banyuwangi Selatan  

profile
Ikhwan

22 Maret 2022 19:37

533 dilihat
Fraksi PKB Tuding Perusahaan Tebu Sebagai Biang Kerok Banjir Banyuwangi Selatan   
Fraksi PKB DPRD Banyuwangi soroti insiden banjir. (Suara Jatim Post)

BANYUWANGI - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Banyuwangi menyoroti insiden banjir yang kerab melanda wilayah Banyuwangi selatan. Khususnya yang di wilayah Pesanggaran hingga Glenmore.

Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PKB Banyuwangi, Abdul Malik Syafa'at menyebut bila banjir yang kerab terjadi saat musim penghujan itu tidak terjadi secara alami, melainkan ada indikasi kelalaian manusia.

Dalam hal ini, Malik menunjuk hidung perusahaan tebu yang lalai dalam melakukan perencanaan alih fungsi lahan.

"Ini terjadi akibat alih fungsi lahan tanaman tebu dimana perencanaannya tidak diperhatikan dengan benar. Perusahaan tidak memperhatikan dampak lingkungannya," kata Gus Malik sapaan akrabnya, Selasa (22/3/2022).

Perusahaan, kata dia, hanya melihat aspek kelancaran sisi bisnis dengan terus memperluas lahan produksi. Perusahaan merencanakan 10 ribu hektare lahan penyangga produksi yang justru berimbas pada hilangnya daerah resapan air.

"Saat ini sudah ada 7 ribu hektare lahan ditanami tebu. Dulu 7 ribu hektare itu diisi 49 ribu kayu keras. Karena ganti tebu sehingga kayu dibabat habis, daerah resapan pun hilang," ujarnya. 

Alhasil, lanjut dia, yang menjadi korban adalah masyarakat. Terbukti dimana dalam dua kali banjir sudah ada 2 jembatan yang putus dan ambruk. Ratusan rumah warga ikut terendam.

"APBD kita hanya akan untuk membenarkan itu-itu saja. Seharusnya bisa meningkatkan fasilitas lain kita hanya membenahi infrastruktur itu-itu saja," pungkasnya.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan kajian bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PKB. Ia pun mengaku juga akan meminta bantuan Walhi untuk melakukan investigasi.

"Kami akan menggali data dan informasi apakah disana ada kecacatan hukum dan bagaimana perizinannya. Kami sudah berkirim surat dalam waktu dekat kami akan memanggil Direktur Igg, Manager PTPN, Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi dan Bupati Banyuwangi," tandasnya.

Sebagai informasi pada Senin (21/3/2022) banjir merendam dua dusun di Desa Kandangan Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi. Dua dusun itu yakni Sumber Jambe dan Sumber Gandeng. 

Banjir terjadi akibat hujan deras membuat sungai sungai Karang Tambak meluap.

Akibat banjir itu sebanyak 100 rumah warga terendam dan salah satu akses jembatan penghubung dusun ikut roboh diterjang arus. (Ikhwan)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Fraksi PKB Tuding Perusahaan Tebu Sebagai Biang Kerok Banjir Banyuwangi Selatan  

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT