Senin, 28 November 2022
Politik

Jelang Pilkada Serentak 2024, Bupati Malang Singgung Masa Jabatannya, Ada Apa?

profile
Senopati

17 November 2022 08:25

449 dilihat
Jelang Pilkada Serentak 2024, Bupati Malang Singgung Masa Jabatannya, Ada Apa?
Bupati Malang H.M Sanusi (kiri) dan Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto (kanan)

KABUPATEN MALANG - Pemilihan Kepala Daerah yang akan dilaksanakan serentak pada tahun 2024 mendatang di seluruh Indonesia mendapat respon dari Bupati Malang H.M Sanusi yang masa jabatannya sesuai dengan aturan sampai 2026 mendatang.

Menurut H.M Sanusi, visi misi Bupati dan Wakil Bupati Malang yaitu "Malang Makmur" untuk mencapai tujuan pembangunan maka masa jabatan Kepala Daerah lima tahun dari tahun 2021 sampai 2026 mendatang.

"Saya dilantik bersama pak Didik (Wabup Malang) tanggal 26 Pebruari tahun 2021 dan akan berakhir pada tanggal dan bulan yang sama tahun 2026 mendatang, sehingga Surat Keputusan (SK) jabatan saya lima tahun," tegas Bupati Malang saat membuka pameran hasil produk unggulan lokal pertanian dan perkebunan di Kota Kepanjen Malang, Rabu (16/11).

Bupati Malang menambahkan, tahun 2024 nanti memang akan dilaksanakan Pilkada serentak, namun Sanusi berharap Pemerintah tetap konsisten dengan hukum jabatan Kepala Daerah tetap lima tahun.

"Walaupun nanti ada Pilkada serentak, kalau Indonesia konsisten dengan hukum jabatan Bupati dan Wakil Bupati Malang tetap lima tahun, Pilkada boleh dimajukan tapi masa jabatan harus tetap sesuai SK," terang Abah Sanusi.

Namun apabila Pilkada dan masa jabatan Kepala Daerah dimajukan akan ada 269 Kepala Daerah mulai dari Gubernur sampai Bupati dan Wali Kota kehilangan sisa masa jabatan atau dirugikan masa jabatannya.

"kalau hanya sekedar dimajukan Pilkadanya, kami tidak ada masalah, tapi kalau dimajukan masa jabatannya akan timbul masalah karena pembentukan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) itu kita bentuk lima tahun," tandas pria yang suka blusukan ke pedesaan.

Bupati Malang melanjutkan, apabila mas jabatan ikut dimajukan bersamaan Pilkada serentak yang berpengaruh pada RPJMD maka akan berdampak program pembangunan.

"Makanya saya minta waktu yang tinggal dua tahun hingga 2924 nanti, kita memacu diri terutama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja semaksimal mungkin dengan mencurahkan kreativitas, inovasi dan kinerjanya," pungkas H.M Sanusi. (nes)

Publisher : Syahrul

Tags
Anda Sedang Membaca:

Jelang Pilkada Serentak 2024, Bupati Malang Singgung Masa Jabatannya, Ada Apa?

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT