Sabtu, 21 Mei 2022
Politik

Kader PPP Banyuwangi Konsolidasi, Pertanyakan SK Pengurus DPC yang Tak Kunjung Diterbitkan Oleh Pusat

profile
Ikhwan

01 April 2022 19:52

405 dilihat
Kader PPP Banyuwangi Konsolidasi, Pertanyakan SK Pengurus DPC yang Tak Kunjung Diterbitkan Oleh Pusat
Konsolidasi pengurus PPP Banyuwangi. (Suara Jatim Post)

BANYUWANGI - Para Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banyuwangi melakukan konsolidasi, Jum'at (1/4/2022).

Konsolidasi itu membahas tentang posisi struktur pimpinan DPC PPP Banyuwangi yang hingga kini belum menemui kejelasan. 

Para pengurus PAC ini mendesak Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP agar segera menerbitkan SK DPC PPP Banyuwangi sesuai dengan hasil-hasil Musyawarah Cabang yang berlangsung pada Desember 2021 lalu.

Salah satu perwakilan, Ketua PAC Wongsorejo Zainul Arifin menyebut bila konsolidasi ini untuk mempertanyakan bagaimana keberlangsungan dari hasil-hasil (Muscab), PPP pada Desember 2021 lalu.

"Padahal saat itu proses muscab sudah berlangsung secara sah sesuai AD ART, dipimpin oleh DPW PPP Jawa Timur. Pemenangnya adalah bapak Samsul Arifin namun hingga kini SK itu belum terbit," kata pria yang juga sebagai koordinator pemilihan di Dapil 1 tersebut.

Pihaknya pun mendesak agar SK tersebut dapat segera ditertibkan. Sehingga kepengurusan di DPC PPP ini jelas dan dapat diakui secara hukum.

"Biasanya itu 20 hari pasca muscab sudah terbit namun hingga kini sudah berbulan-bulan belum terbit. Kami mendorong agar SK itu segera diterbitkan," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) PPP Banyuwangi, Siti Nahdiyah bersikukuh bahwa SK itu mutlak untuk kemanangan Samsul Arifin. Sehingga WPP juga turut mendesak DPP PPP untuk segera menerbitkan SK.

"Prosesnya sudah sah, kita tahu perjuangan pak Samsul sehingga kita akan memperjuangkannya," ujarnya.

Sementara itu Samsul Arifin, menyebut bila pihaknya baru mengetahui bila ada konsolidasi PAC yang membahas tentang kepengurusan DPC PPP. 

Usai mendengar kabar itu pihaknya pun datang untuk menengahi.

"Saya habis ada acara Bimtek Fraksi PPP di Surabaya. Saya mendengar kabar ada gejolak saya datang untuk meredam," kata dia.

Ia membenarkan bila gejolak ini muncul lantaran tak kunjung diterbitkannya SK kepengurusan DPC PPP Banyuwangi.

Hasil Muscab PPP yang berlangsung pada 12 Desember 2021 sebetulnya telah digodok bersama dengan DPW dan DPP pada 3 Januari lalu.

"Saat musyawarah cabang itu didapati 4 formatur, 4 formatur dari unsur PAC dan 1 Unsur dari DPC. Sudah dilaksanakan rapat formatur full dihadiri KH Mujahid Anshori dari DPW dan DPP Lukman Yani Alhamdulillah semua berjalan dan sesuai dengan apa yang diharapkan dibawah," ujarnya.

Namun, kata dia, kemudian muncul rumor kurang mengenakkan yang mana hal itu memicu gejolak di tingkatkan bawah.

"Alhamdulillah teman-teman masih mau berkumpul dan masih bisa kita redam. Tetapi ketika hasilnya nanti tidak sesuai dengan yang diharapkan teman-teman kami tidak memastikan, bagaimana sikap yang akan diambil," tandasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kader PPP Banyuwangi Konsolidasi, Pertanyakan SK Pengurus DPC yang Tak Kunjung Diterbitkan Oleh Pusat

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT