Senin, 28 November 2022
Politik

Sosialisasikan Deteksi Dini Pencegahan Konflik Sosial di Masyarakat, Kabupaten Malang Ingin Tetap Kondusif 

profile
Senopati

19 Oktober 2022 22:58

521 dilihat
Sosialisasikan Deteksi Dini Pencegahan Konflik Sosial di Masyarakat, Kabupaten Malang Ingin Tetap Kondusif 
Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang bersama Forkompinda mensosialisasikan deteksi dini pencegahan konflik sosial di tengah masyarakat.

Khususnya masyarakat di Kabupaten Malang, agar tetap kondusif, menjelang tahun politik.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan, Sosialisasi ini merupakan agenda rutin yang diselenggaran oleh Pemerintah Kabupaten Malang. 

" Untuk itu pencegahan konflik sosial menjadi hal yang sangat penting dikarenakan saat ini masyarakat sangat mudah tersulut emosi atas pemberitaan-pemberitaan yang tidak valid," kata Didik Gatot Subroto, Rabu (19/10/2022).

Dalam rangka pemberian pendalaman pengetahuan, bahwa teknologi itu tidak selamanya memberikan informasi yang valid.

Maka harus memiliki kemampuan untuk menyaring informasi-informasi yang salah agar tidak tersampaikan kepada masyarakat. 

“Jika sesuatu informasi yang salah tersampaikan pada masyarakat, maka yang terjadi di lapangan adalah konflik dan kerukunan kita tidak kondusif lagi," tegas Didik.

Untuk menjaga kondusifitas di sebuah wilayah, Didik menegaskan, harus menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah Kabupaten Malang bersama Forkompimda.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Shodikul Amin, berpendapat jika konflik sosial yang yang banyak terjadi di masyarakat menjelang memasuki tahun politik, lebih pada ketidak-samaan pendapat maupun pilihan jelang tahun politik ini.

"Untuk itu kita berharap masyarakat cukup dewasa dalam menyikapi konflik sosial terutama menjelang tahun politik, kita berkewajiban dan berkepentingan untuk memberikan edukasi pada masyarakat bahwa perbedaan pendapat itu hal biasa dalam alam demokrasi," beber Shodikul Amin.

Kegiatan sosialisasi ini adalah diskusi bersama Forkompinda yang pada intinya masyarakat kabupaten Malang damai tidak terjadi konflik sosial di tengah masyarakat.

"Konflik sosial itu terjadi karena kurang peka kita apa yang terjadi di masyarakat, ada hal hal yang dilakukan oleh Pemerintah yang juga memicu konflik, dari masyarakat kepada Pemerintah," jelas Shodikul Amin.

Selain itu, lanjut Shodikul, dalam penanganan masalah ada yang tersumbat komunikasinya yang bisa menimbulkan konflik berkelanjutan," tandas Shodikul Amin.

Pihaknya berharap dengan sosialisasi deteksi dini pencegahan terjadinya konflik sosial bisa sejak dini memahami konflik sosial dengan resiko dan kerugiannya.

"Jadi kami berharap masyarakat di Kabupaten Malang memahami konflik sosial di tengah masyarakat, karena dampak dari konflik sosial tersebut berdampak pada resiko dan kerugian yang ditimbulkan," pungkas Shodikul Amin. (Seno)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Sosialisasikan Deteksi Dini Pencegahan Konflik Sosial di Masyarakat, Kabupaten Malang Ingin Tetap Kondusif 

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT