default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Rekor Muri Nganjuk Kota CB Diduga Pesanan Bupati, Satu Nyawa Melayang

Rekor Muri Nganjuk Kota CB Diduga Pesanan Bupati, Satu Nyawa Melayang
Otomotif
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat saat memberikan sambutan di acara Motor CB
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

NGANJUK, - Demi perolehan Rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) di Ulang Tahun Motor CB Motor ke 31 Tahun 2019, Pemkab Nganjuk mendatangkan ribuan motor CB dari luar daerah. Namun siapa sangka, pasca acara tersebut diduga meminta tumbal nyawa .

Bagaimana tidak, kegiatan yang diikuti Komunitas motor CB yang berjumlah sekitar 15 ribu orang yang dilaksanakan di Stadion Warujayeng Kabupaten Nganjuk. Pada Hari Sabtu 21/9/2019 yang dimulai sekira pukul 19.00 Wib. Usai kegiatan, warga tertabrak iring iringan motor CB dan meninggal dunia.

Dari informasi, sejatinya kegiatan tersebut, murni kegiatan internal CB motor, akan tetapi demi 'meraih simpati' kegiatan tersebut, dinilai dijadikan 'ajang pencitraan' Bupati Novi. maka kegiatan ini, didukung oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Terbukti acara yang bertajuk Tiga Dekade CB Bersatu ini masuk dalam Rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) diduga atas pesanan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. 

Bahkan Bupati Novi melalui Dinas Pariwisata Nganjuk merogoh  anggaran APBD sebesar 150 juta rupiah untuk kegiatan CB Motor agar masuk Rekor MURI sekaligus demi meraih popularitasnya. 

Dari anggaran sebesar 150 juta rupiah tersebut, pihak Dinas Pariwisata menggelontorkan dana sebesar 75 juta ke pihak panitia dan 35 juta rupiah untuk biaya pesan sertifikat Rekor MURI

Pihak panitia melalui Bambang menerangkan bahwa pihaknya tidak mengetahui terkait perolehan Rekor MURI.

"Kalau urusan MURI kami tidak tahu menahu, sebab itu yang ngurusi Dinas Pariwisata Nganjuk," terangnya pada wartawan. Minggu (22/9/2019).

Sementara, Pihak Pemkab Nganjuk melalui Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Nganjuk, Drs Supiyanto MM mengatakan belum perintah atau statment dari Bupati Novi terkait musibah yang menimpa korban.

"Mungkin hari ini, beliaunya di Jogja," katanya. 

Ditanya, apakah sudah ada ucapan bela sungkawa yang disampaikan Pemkab Nganjuk kepada keluarga korban, pihaknya mengaku belum melakukan.

"lha saya tahunya baru tadi pagi dari teman-teman, jadi kita ya belum mengucapkan belsungkawa. Apalagi ini hari libur," pungkas Supriyanto.

Diberitakan sebelumnya pasca kegiatan tersebut Yonky Pristiwantoro (36) warga Dusun Ngepung RT 02 RW 02 Desa Ngepung Kecamatan Patihanrowo, meninggal dunia tertabrak pengendara motor Honda CB yang diduga sedang mabuk.

Saat itu Yonky Pristiwantoro mengendarai motor Suzuki Smash Nopol. S-3303-VE tertabrak oleh Honda CB Nopol. W-3715-XG yang dikendarai Aziz.


Kontributor : Sudarmanto
Editor : Hariyanto
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar