default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Kakek-Kakek Hantamkan Kapak ke Adik Ipar Hingga Terkapar

Kakek-Kakek Hantamkan Kapak ke Adik Ipar Hingga Terkapar
Peristiwa Daerah
Sarina menemani suaminya yang terkapar di RSUD Blambangan
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BANYUWANGI - Entah apa yang ada di dalam benak SP (61), warga Desa Sidowangi Kecamatan Wongsorejo ini.

Dia nekat membacok saudara iparnya sendiri, Asmito (62) dengan kapak saat gotong royong menurunkan genteng dari atas rumah seorang warga. 

Akibatnya, Asmito mengalami luka berat di bagian kepala, leher dan punggung sehingga harus menjalani perawatan medis intensif di RSUD Blambangan.

"Kejadian terjadi sekitar jam 6 pagi, pada saat suami saya sedang kerja bakti menurunkan genteng di rumah tetangga," kata istri korban, Sarina (42) kepada wartawan saat di rumah sakit, Jumat (29/11/2019).

Sarina mengaku tidak tahu menahu kronologi peristiwa pembacokkan yang dialami suaminya itu. Sebab, saat kejadian dirinya tengah berada di rumah.

Dia baru tahu kejadian itu setelah dikabari tetangganya bahwa sang suami mengalami luka serius. 

"Saya nggak tau ada apa. Katanya tiba-tiba dibacok. Yang dibacok bagian punggung dan leher. Pas sampai disana, suami saya sudah tak sadarkan diri," katanya.

Menurut Sarina, insiden pembacokan tersebut terjadi sangat singkat saat keduanya berada di atas rumah tetangga yang sedang melakukan perbaikan.

Warga yang berada di lokasi kejadian pun, tidak tahu persis penyebab SP sampai nekat dan tega melukai Asmito.

Namun, diakui Sarina beberapa hari sebelum insiden berdarah itu, antara suaminya dan pelaku sudah tidak lagi bertegur sapa.

Sempat dirinya bertanya kepada istri SP, yang tak lain merupakan kakak kandung Sarina mengapa sampai kedua saudara itu hubungannya merenggang.

Namun, baik Sarina maupun kakaknya tidak mendapatkan jawaban pasti, kenapa keduanya saling bersikap dingin.

"Sempat ditanya kenapa diem-dieman, tapi ya jawabannya nggak tau," jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Wongsorejo, Iptu Kusmin membenarkan kejadian tersebut.

Ia belum mengambil kesimpulan, karena sedang menyelidiki kasus ini.

Kusmin hanya memastikan, penyidik telah mengamankan SP dan sedang dalam proses pemeriksaan.

“Tahu-tahu dibacok. Kemungkinan ada dendam sehingga terlampiaskan di situ, yang penting pelaku diamankan dulu di Mapolresta. Kemudian korban dibawa ke rumah sakit," kata Kapolsek melalui sambungan selular. 


Kontributor : Rozik Fanani
Editor : Sutrisno
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar