default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Nyabu Setiap Pagi, Sekdes di Jombang Diringkus Polisi

Nyabu Setiap Pagi, Sekdes di Jombang Diringkus Polisi
Peristiwa Daerah
Satuan Reserse dan Narkoba Polres Jombang berhasil meringkus Oknum Sekdes (Sekretaris Desa) Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JOMBANG, - Satuan Reserse dan Narkoba Polres Jombang berhasil meringkus Oknum Sekdes (Sekretaris Desa) Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.

Adalah Radityo Wisnu Murti (24) warga Dusun Slaji, Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh. Pria yang sehari-harinya sebagai Sekretaris Desa ini diringkus polisi di rumahnya pada tanggal 18 Januari 2020 pukul 01.00 WIB.

Saat digeledah dikedapatan menyimpan narkoba jenis sabu-sabu. Kepada polisi, pelaku mengaku setiap pagi sebelum berangkat ke kantor desa selalu mengisap kristal haram tersebut.

Satuan Reserse dan Narkoba Polres Jombang AKP Mochamad Mukid mengatakan penangkapan Oknum Desa berawal dari bernama Budi Kristiadi (29) warga Jalan Rejomulyo, Desa Losari, Kecamatan Ploso, Jombang.

Dari tangan tersangka Budi, polisi juga menyita sabu seberat 7,50 gram dan alat timbang serta peralatan isap. Dari penangkapan tersebut, polisi kemudian mengembangkan hingga muncul nama Radityo yang tak lain Sekdes Sumberaji.

"Mereka memang satu jaringan dari  kedua tersangka sehingga kami bisa ringkus keduanya" kata Satuan Reserse dan Narkoba Polres Jombang, Selasa (21/1).

Ia menambah, dalam pemeriksaan, Radityo mengaku sudah menjadi pecandu sabu sejak satu tahun terakhir. Pelaku setiap pagi, sebelum berangkat ke kantor desa, terlebih dulu mengisap sabu.

"Dalam setiap satu minggu sekali, dia beli sabu ke seorang pengedar bernama Joko Waseso Sholeh. Sekali beli sabu, uangnya Rp 700 ribu" katanya

Dari polisi juga berhasil menggulung sejumlah pelaku dari jaringan tersebut. Mereka adalah Isrofil Amar alias Gombeng (29), warga Losari, Kecamatan Ploso, kemudian Andika Wisni Wijaya (20) asal Waringin barat, Kalimantan Tengah, serta Agustinus Dominggus (35) dan Septiko Ludfianto Karyanto (24), keduanya warga Jatigedong, Kecamatan Ploso, Jombang. Total yang dibekuk sebanyak tujuh orang.

"Total barang bukti lebih dari 10 gram sabu". Jaringan ini terhubung dengan napi di Lapas Madiun. Pembeliannya menggunakan sistem ranjau. 

"Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) yo Pasal 112 ayat (1) yo Pasal 127 ayat (1) huruf (a) UURI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman 20 tahun penjara, tandasnya


Kontributor : Hariyanto
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar