default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Suara Mendikbud Full, Iwan Taruna Jadi Rektor Universitas Jember

Suara Mendikbud Full, Iwan Taruna Jadi Rektor Universitas Jember
Peristiwa Daerah
Iwan Taruna.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JEMBER - Rapat senat tertutup pemilihan rektor Universitas Jember untuk memilih rektor baru telah selesai pada Rabu (22/1/2020).

Hasil voting memenangkan Dr. Iwan Taruna dengan perolehan 75 suara. Mengungguli, Zulfikar P.hD dengan raihan 51 suara, dan Prof. Dafik yang mendulang 11 suara.

Iwan Taruna saat dihubungi menyambut gembira kemenangannya. "Saya akan teruskan hal yang sudah baik dan memperbaiki yang perlu ditingkatkan," katanya.

Terpilihnya Iwan Taruna mengagetkan. Sebab, dia hanya dosen tanpa jabatan struktural dan bukan anggota senat, namun bisa memenangi voting mengalahkan dua pesaingnya yang pejabat penting.

Seperti diketahui, Zulfikar merupakan Pembantu Rektor I, yang disebut-sebut suksesor rektor Unej lama Moh. Hasan. Sedangkan Dafik menjabat Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Iwan menanggapinya santai. Termasuk, isu pemilihan rektor diwarnai pertarungan kelompok organisasi ekstra kampus, bagi dia sebagai hal wajar.

"Itu penghangat saja. Orang menyebut, saya nasionalis (karena alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia). Padahal, semua termasuk HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) dan PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) juga nasionalis," ujarnya.

Background kontestan Pilrek memang dari organisasi ekstra kampus. Zulfikar adalah alumni HMI, dan Dafik alumni PMII.

Perolehan Iwan Taruna yang mencapai 75 suara diperkirakan melejit karena 48 suara Mendikbud seluruhnya mengarah ke dosen Fakultas Teknologi Pertanian itu.

Sebab, tahap awal sebelumnya saat rapat senat internal Unej Iwan Taruna hanya mendapatkan 27 suara. Sedangkan Zulfikar 41 suara, dan Dafik 17 suara.

Iwan tidak tahu menahu mengenai limpahan suara Mendikbud tersebut. "Saya kan gak ikut rapat. Saya bukan senat," katanya ringan.

Setelah proses pemilihan selesai, ia berharap, saat ini lebih penting membahas program kampus kedepan.

"Fokus menghasilkan lulusan berkualitas, meningkatkan kapasitas dosen, kreativitas keilmuan yang produktif, dan tata kelola kampus yang baik," urainya. 

Iwan Taruna berjanji, segera mengkonsolidasikan seluruh pihak terkait untuk mencairkan suasana pasca Pilrek.

Di kesempatan lain, Ketua Panitia Pilrek Unej Mohamad Ali menjelaskan, perwakilan Mendikbud yang hadir adalah Plt Direktur Sumberdaya Mohamad Sofyan Efendi yang berhak atas 48 suara.

"Setelah selesai, beliau langsung balik karena ada kepentingan mendesak yang perlu dilakukan," ungkapnya.

Sementara, anggota senat yang hadir 89 orang dari 92 orang yang semestinya berhak menyalurkan suara.

Menurut Ali, nantinya Iwan Taruna akan menjabat Rektor Unej periode 2020-2024


Kontributor : Hariyanto
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar